KEMBALI KE ARTIKEL
06 November 2018

Memasuki musim hujan ini, banyak hal yang harus diperhatikan soal terkait rumah. Mulai dari urusan banjir, atap bocor, hingga bersih-bersih selokan.

Namun, bagaimana jika permasalahannya adalah Anda baru saja ingin membangun rumah saat musim hujan tiba? Tak mudah memang, sebab harus pandai membagi waktu dan melihat kondisi saat membangun rumah saat musim hujan

Bagaimana melakukan proses membangun rumah saat musim hujan? Apa saja yang harus diperhatikan agar pembangunan tetap berlanjut? Ini dia untuk tips-tips yang harus di perhatikan dalam membangun rumah saat musim hujan

1. Penempatan material

Penting diperhatikan dalam membangun rumah saat musim hujan ialah penempatan material bangunan, karena bila tidak, material akan rusak dan menimbulkan kerugian biaya material. Kenali sifat material dan ketahanan terhadap air hujan. Contoh: penempatan pasir yang terkena air hujan langsung tanpa bak pengaman akan mudah hanyut terkena aliran air hujan, sak semen yang terkena air dan lembab juga akan mengeras sehingga tidak bisa dipakai, kayu yang terkena air hujan membuat kadar air  dalam kayu meningkat sehingga kualitas kayu menurun (keawetan & kekuatan nya menurun), batu bata yang sering terkena air hujan akan terlalu basah, berlumut, mudah hancur dan lama kering saat pemasangan, dan lain sebagainya.

2. Pasang atap sementara

Sebaiknya membangun rumah saat musim hujan memasang atap sementara salah satu alternatifnya menggunakan terpal yang mudah untuk dibongkar-pasang. Atap sementara ini berfungsi untuk melindungi bangunan dari air hujan, dan melindungi material, keamanan serta memperlancar pekerjaan tukang bangunan.

3. Perhatikan Cuaca & Waktu Kerja

Bila dapat mengetahui prakiraan cuaca pada setiap hari kerja, dapat mengoptimalkan waktu dalam membangun rumah saat musim hujan, mengatur jenis pekerjaan dan waktu mendatangkan material. Dengan mengatur waktu kerja saat musim hujan, waktu kerja tetap efektif dan efisien, sehingga proses pembangunan tetap lancar. Contoh : beli semen atau pasir secara bertahap, mendatangkan material bangunan sesuai pekerjaan yang dilakukan, buatlah campuran material tidak berlebihan seperti adukan semen atau adukan cor beton, mengalihkan / mendahulukan jenis pekerjaan yang lebih penting, menghentikan pekerjaan saat hujan lebat dan angin kencang.

4. Gunakan material berkualitas

Penggunaan material berkualitas akan berpengaruh pada pekerjaan tukang dan hasil pekerjaan. Apalagi ketahanan material bangunan yang banyak terkena air hujan. Dalam membangun rumah saat musim hujan banyak pertimbangkan kualitas dan standar material yang akan dipakai pada bangunan rumah anda.

Gunakan bahan bangunan yang tidak mudah lembab, atau hindari menggunakan bahan dasar dari kayu atau anda dapat menggunakan baja ringan GNET.

 

Gunakan juga Atap metal, dengan menggunakan material atap metal yang dapat meminimalisir kebocoran hal ini di karenakan genteng metal GNET memiliki struktur yang rapat dan anti lumut dan karat, serta dalam proses pemasangannya pun Genteng metal GNET mudah dan cepat dan dapat mempersingkat pengerjaan Rumah.

 

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, semoga proses membangun rumah saat musim hujan dapat berjalan lancar, berdiri kokoh dan hasilnya bagus sesuai perencanaan dan kebutuhan anda.