KEMBALI KE ARTIKEL
10 May 2019

Ruangan di Rumah Bising? Atasi dengan Material Peredam Suara

Ruangan yang bising atau bergema pastinya membuat tak nyaman karena mengganggu sistem pendengaran. Polusi suara di dalam ruangan bahkan dapat memecah fokus sampai menyebabkan stres, terutama saat kebisingan berlangsung pada ruang kerja yang mana menuntut konsentrasi tinggi bagi penggunanya. Peredam suara dapat menjadi material pilihan untuk mereduksi kebisingan di dalam ruangan.

Selain meredakan kebisingan, peredam suara juga menjaga laju bunyi sehingga tidak membuat ruangan terasa terlalu sunyi. Peredam suara mampu mengendalikan bunyi di dalam ruangan sampai menyentuh tingkat kebisingan ideal yakni 55 dBA.

Pada prinsipnya, peredam suara bekerja dengan menerapkan sistem akustik di dalam ruangan. Akustik sendiri merupakan prinsip penataan bunyi yang mengedapkan dan menyerap suara di dalam ruangan tertutup. Material ini berfungsi menghalangi kebisingan yang berasal dari satu ruangan yang berpengaruh terhadap ruangan lainnya.

Dengan memasang peredam suara, bebunyian yang dihasilkan di dalam ruangan akan terdengar lebih natural dan jernih. Tak heran, material ini kerap diterapkan pada studio musik dan bioskop guna menghasilkan kualitas suara yang lebih tinggi

Terdapat tiga jenis material peredam suara yang dapat menciptakan ruang akustik dengan mutu suara yang baik. Ketiga jenis tersebut dibuat dari bahan khusus yang memiliki fungsi yang berbeda dalam mengolah dan mengendalikan produksi suara di ruangan.

Yang pertama adalah peredam suara yang bekerja menyerap energi suara sehingga tidak ada suara yang memantul kembali ke ruangan. Prinsip ini juga dikenal dengan cara mengendalikan waktu gema (reverberation time).

Adapun peredam suara yang berfungsi mengendalikan perpindahan suara antara dua ruangan dengan mengembalikan kembali refleksi suara ke dalam ruangan di mana suara itu berasal. Terakhir, adalah peredam suara yang bertugas mengendalikan efek getar dari suatu bunyi yang mana menyebabkan getaran pada struktur bangunan ruang.

Sebenarnya, banyak jenis material yang dapat dimanfaatkan sebagai peredam suara seperti kain, rockwool. Namun, Polyethylene Terephthalate (PET) menjadi material andalan yang digunakan oleh para produsen besar karena kemampuannya menyerap dan mengedapkan suara sekaligus.