KEMBALI KE ARTIKEL
16 November 2023

Ada banyak cara untuk membuat rumah menjadi lebih sejuk dan nyaman untuk dihuni. Salah satunya adalah dengan memasang ventilator atap. Bentuknya sejenis exhaust fan yang berfungsi untuk menjaga sirkulasi udara.

Ventilator atap memiliki turbin seperti kubah dengan sirip melingkar. Turbin ini bergerak dengan memanfaatkan hembusan angin, jadi tidak menggunakan listrik sehingga dapat menghemat penggunaan daya. Cari tahu cara kerja ventilator atap bersama GNET Indonesia melalui artikel berikut ini.

Cara Kerja Ventilator Atap

Ventilator atap bekerja dengan berputar berdasarkan tekanan dan aliran udara panas yang ada di dalam ruangan bangunan. Udara yang bergerak dan mengalir dari suhu rendah ke suhu yang lebih tinggi. Inilah yang menyebabkan force draft udara panas.

Apabila ventilasi di dalam rumah baik, maka suhu udara dalam rumah akan normal. Kamu juga akan lebih nyaman untuk tinggal di dalam hunian tersebut karena tidak merasa panas dan gerah.

Salah satu penyebab suhu panas pada rumah adalah adanya panas radiasi yang keluar dari plafon. Radiasi tersebut juga masuk dari langit-langit atap. Di sinilah fungsi ventilator atap bekerja.

Uap panas yang ada pada plafon dan langit-langit atap akan dibuang oleh Ventilator atap berdasarkan prinsip thermosiphon. Sedikit informasi prinsip thermosiphon adalah sebuah mekanisme alami di mana udara dapat bergerak secara spontan melalui sistem tanpa perangkat mekanis. 

Tekanan udara panas tersebut akan membuat turbin pada ventilator atap berputar. Dengan demikian, suhu panas yang mengendap di plafon dan langit-langit atap akan dibuang melalui turbin ventilator. Alhasil suhu panas tidak masuk ke dalam ruangan.

Manfaat Ventilator Atap untuk Bangunan

Beberapa manfaat ventilator atap untuk bangunan meliputi:

  1. Perangkat Ventilasi Alami

Ventilator atap dapat menjadi perangkat alami untuk mengelola sirkulasi udara di dalam bangunan. Hal ini karena ventilator atap tidak memerlukan energi listrik yang mana akan menghemat pengeluaran Kamu. Perangkat ini akan memperbaiki kualitas udara dalam ruangan dengan cara memanfaatkan angin dan perbedaan tekanan udara.

  1. Mengurangi Suhu Panas

Dengan membuang panas berlebih dari dalam ruangan, ventilator atap membantu mengurangi suhu ruangan, terutama di musim panas. Hal ini dapat meningkatkan kenyamanan penghuni bangunan dan mengurangi beban pada sistem pendingin udara.

Penggunaan biaya untuk alat elektronik pendingin udara jadi dapat diminimalisir. Beban daya listrik pun berkurang sehingga Kamu jadi lebih hemat.

  1. Mencegah Suhu Lembab

Dengan meningkatkan sirkulasi udara, ventilator atap dapat membantu mengurangi risiko kondensasi atau pengembunan di dalam bangunan. Terlebih pada area yang rentan akan kelembaban berlebih, misalnya area loteng atau ruang plafon pada langit-langit atap.

Ketika rumah memiliki suhu ruangan yang normal, pertumbuhan lumut, bakteri dan jamur pun dapat dicegah. Hasilnya rumah jadi lebih sehat dan konstruksi bangunan tidak mudah rusak akibat suhu lembab.

Baca Juga: Suhu Ruangan Tidak Nyaman? Begini Cara Memasang Insulasi Atap 

  1. Mengurangi Polusi dan Bau Tidak Sedap

Sirkulasi yang baik memungkinkan pertukaran udara secara optimal. Ventilator atap akan membantu meminimalisir konsentrasi polutan udara di dalam ruangan yang dapat mengurangi kesehatan Kamu sebagai penghuni.

Selain itu, ventilator atap juga bisa digunakan untuk mengeluarkan bau tidak sedap. Jadi sangat cocok untuk Kamu aplikasikan pada ruangan seperti di dapur atau gudang. Jadi, ruangan-ruangan tersebut akan bersirkulasi tanpa menyisakan bau tidak sedap.

Bangunan Apa Saja yang Memerlukan Ventilator Atap?

Lantas bangunan apa sajakah yang direkomendasikan untuk menggunakan ventilator atap selain hunian? Berikut di antaranya:

  1. Restoran

Di dalam restoran ventilator atap sangat dibutuhkan untuk membuat sirkulasi udara yang alami dan berkelanjutan. membuat ruangan di dalam restoran lebih nyaman sehingga meningkatkan kinerja kerja karyawan.

Dengan sirkulasi udara yang terjaga, para pengunjung restoran juga akan merasa lebih betah. Rasa nyaman pada restoran Kamu bakal memberikan rasa ingin kembali lagi pada benak customer.

  1. Pabrik & Gudang

Dalam bangunan pabrik dan gudang tentu sangat membutuhkan sirkulasi udara yang optimal. Pasalnya bangunan ini memiliki tingkat aktivitas mesin dan manusia secara tinggi. Jika tidak udara di dalam bangunan tidak tersirkulasi maka partikel seperti debu akan mengendap.

Akibatnya, kesehatan para karyawan pabrik dan gudang pun terancam. Jika hal ini dibiarkan akan ada lebih banyak dampak buruk yang menanti. Untuk itu sangat disarankan untuk memasang ventilator atap pada pabrik dan gudang.

  1. Gedung Olahraga

Ventilator Atap bermanfaat untuk menjaga sirkulasi udara secara berkelanjutan. Dengan demikian, bangunan gedung olahraga akan terasa lebih sejuk dan tidak panas atau pengap. 

Tanpa adanya sirkulasi udara, banguan gedung olahraga akan kurang nyaman. Akibatnya aktivitas olahraga pun jadi kurang maksimal.

Penutup

Demikian ulasan artikel tentang cara kerja, manfaat dan kegunaan-kegunaan ventilator atap untuk beragam bangunan. Buat Kamu yang tertarik untuk menggunakan ventilator atap, GNET punya solusinya!

GNET Ventilator Atap hadir untuk Kamu dengan material bermutu tinggi dan tahan karat. Siap buat sirkulasi udara di rumah Kamu terjaga sehingga suhu ruangan akan semakin nyaman. 

Checkout langsung GNET Ventilator Atap di Official Store Tokopedia GNET Indonesia!