KEMBALI KE ARTIKEL
29 September 2023

Apakah Kamu mempunyai hobi memelihara ayam di halaman rumah? Jika iya, tentu Kamu membutuhkan keberadaan kandang sebagai tempat berteduh ayam ketika panas dan hujan. Pada umumnya kandang ayam terbuat dari kayu, akan tetapi material kayu kurang memiliki durabilitas yang kuat sehingga mudah lapuk dimakan usia.

Namun, hal ini tidak akan terjadi ketika Kamu menggunakan baja ringan. Kandang ayam dari baja ringan cenderung lebih awet untuk digunakan dalam jangka waktu lama. Hal ini lantaran baja ringan mempunyai sifat anti korosi dan tahan akan pertumbuhan jamur. GNET Indonesia akan bagikan tips membuat kandang ayam dari baja ringan, melalui ulasan di bawah ini.

Apa itu Baja Ringan?

Baja ringan adalah sebuah bahan material konstruksi yang berguna dalam memenuhi kebutuhan bangunan dan terbuat dari baja berukuran tipis yang dicetak. Bahan baku baja ringan terdiri dari CRC (cold rolled coil) yang mana ini berisi komposisi 55% aluminium, 43,5% Zn dan juga 1,5% Si.

Pengaplikasian baja ringan kunjung meningkat dari waktu ke waktu. Ini dikarenakan material ini memiliki daya tahan yang kokoh dalam menahan beban struktural. Walau punya daya tahan kokoh, material ini tetap mempunyai bobot yang ringan sehingga tidak memberikan beban konstruksi. Untuk itulah baja ringan cocok untuk digunakan dalam berbagai jenis konstruksi. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan rangka kandang ayam sekalipun.

Tips Membuat Kandang Ayam dari Baja Ringan

Berikut tips membuat kandang ayam dari baja ringan yang bisa Kamu terapkan:

  1. Pilih Lokasi Kandang

Tips pertama adalah pemilihan lokasi kandang ayam yang hendak didirikan. Disarankan Kamu memilih lokasi yang tidak bising dan jauh dari sumber polisi. Sebaiknya kandang ayam juga jauh dari permukiman warga supaya tidak memberikan dampak bau tidak sedap pada lingkungan.

Namun, jika Kamu memelihara ayam hanya untuk hobi, Kamu bisa mendirikannya di halaman rumah. Sebaiknya Kamu memilih lahan yang datar supaya dapat lebih mudah dalam membuat kaki-kaki kandang dari baja ringan dengan kokoh.

  1. Ukur Besar Kandang

Setelah menentukan lokasi, tips selanjutnya adalah merencanakan ukuran besar kandang. Perlu Kamu tahu, setiap ayam pedaging biasanya butuh ruang setidaknya dua kaki persegi. Sedangkan ayam petelur memerlukan empat sampai lima kaki persegi. Contohnya, jika Kamu ingin memelihara 500 ekor ayam pedaging. Maka, Kamu butuh ruang kandang sekitar 1.000 kaki persegi.

Nah, dari sini Kamu sudah mengetahui gambaran akan besar ukuran kandang. Kamu dapat mulai menyesuaikan ukuran tersebut dengan rangka baja ringan yang hendak dibuat. Setelah itu, ukur panjang, lebar dan tinggi kerangka kandang ayam. Dengan ukuran yang pas, rangka baja ringan akan terpasang lebih presisi.

  1. Cari Tahu Kebutuhan Fasilitas Kandang

Seperti diketahui, untuk menunjang kehidupan ayam di dalam kandang diperlukan beragam fasilitas. Mulai dari tempat makan, minum dan lain sebagainya. Dengan adanya fasilitas tersebut, pastinya Kamu membutuhkan beberapa rangka baja ringan. Baik sebagai penyangga fasilitas atau bahan baku material dari fasilitas itu sendiri. Contohnya, Kamu membuat gantungan tempat makan ayam dengan rangka baja ringan.

  1. Buat Kerangka Kandang 

Kerangka kandang ayam sangat bergantung dengan konsep yang hendak Kamu inginkan. Bila Kamu hendak membangun kandang dengan konsep berskala besar tentu akan membutuhkan rangka baja ringan dalam jumlah banyak pula. Lain halnya, jika kamu hanya menginginkan kandang ayam berkonsep sederhana. Kamu hanya bakal memerlukan rangka baja ringan dalam jumlah yang lebih sedikit.

Tipe ayam yang hendak diternak juga mempengaruhi bentuk kerangka kandang. Setidaknya ada beberapa jenis kerangka kandang sesuai peruntukannya. Muli dari kandang untuk ayam petelur, ayam pedaging, bibit ayam dan sebagainya.

  1. Atur Ventilasi Kandang Ayam

Supaya ayam tidak stres sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, Kamu juga perlu mengatur sistem ventilasi dalam kandang. Dengan keberadaan ventilasi, sirkulasi udara akan terjaga. Udara kotor dan bau tidak sedap pada kandang akan keluarl. Serta, diganti oleh udara segar yang baik untuk kesehatan ayam.

Kamu juga bisa membuat ventilasi dari baja ringan yang ditempatkan di bagian atas kandang. Disarankan Kamu membuat ventilasi dengan tinggi 1,5 m - 2 m di atas lantai kandang ayam.

Kesimpulan

Pada dasarnya baja ringan cukup serbaguna untuk diaplikasikan pada banyak hal. Mulai dari sebagai material konstruksi untuk bangunan komersial, hunian sampai kandang ayam sekalipun. Semoga ulasan tentang tips membuat kandang ayam dari baja ringan dapat menjadi inspirasi baru untuk Kamu. Pantau terus website GNET Indonesia untuk insight menarik lainnya!