Harga atap PVC per lembar menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari oleh pemilik rumah, kontraktor, hingga pelaku industri bangunan. Material ini dikenal ringan, tahan cuaca, serta memiliki tampilan modern sehingga cocok untuk berbagai kebutuhan seperti kanopi, garasi, hingga area semi-outdoor.
Perbedaan harga biasanya dipengaruhi oleh jenis atap PVC, ketebalan, jumlah lapisan, hingga merek tertentu yang menawarkan kualitas lebih premium. Artikel ini akan membahas kisaran harga atap PVC per lembar secara lengkap berdasarkan jenis lalu spesifikasinya.
Kisaran Harga Atap PVC Per Lembar Berdasarkan Jenis

Setiap jenis atap PVC memiliki karakteristik berbeda dari transparansi, ketebalan, material hingga lapisan. Berikut gambaran umum kisaran harga atap pvc per lembar tiap jenis untuk membantu pertimbangan sebelum membeli.
1. Harga Atap PVC Bening/Transparan (Single Layer)
Atap PVC bening atau transparan dengan single layer biasanya termasuk pilihan paling ekonomis. Harganya umumnya berada di kisaran Rp65.000–Rp100.000 per lembar, meskipun bisa bervariasi tergantung ukuran dan kualitas bahan.
Kualitas transparansi, ketebalan, serta finishing mempengaruhi harga akhir: semakin jernih lalu rapi hasilnya, biasanya harga sedikit lebih tinggi. Untuk proyek sederhana seperti garasi atau teras rumah, jenis ini sering jadi favorit karena biaya terjangkau serta pemasangan mudah.
Baca Juga: 4 Harga Genteng Metal Berdasarkan Jenis dan Faktornya
2. Harga Atap uPVC Single Layer (Lapisan Tunggal)
Jenis atap uPVC single layer menawarkan alternatif lain dengan harga relatif ekonomis. Harga untuk uPVC single layer biasa berada di kisaran Rp60.000–Rp87.500 per meter persegi atau per lembar (tergantung ukuran dan produsen).
Karena material uPVC cenderung lebih kuat lalu tahan lama dibanding PVC tipis biasa, banyak pemilik rumah yang memilih jenis ini sebagai solusi praktis dengan anggaran terbatas. Meskipun harganya sedikit lebih mahal daripada atap PVC bening murah, daya tahan serta kemudahan perawatan membuatnya cukup populer.
Baca juga: Plafon Rumah Minimalis
3. Harga Atap uPVC Double Layer (Lapisan Ganda)
Untuk atap uPVC dengan double layer (dua lapisan), harga per lembar bisa jauh lebih tinggi. Umumnya berada di kisaran Rp124.000–Rp257.000 per lembar, terutama dari produsen ternama atau dengan finishing premium.
Kenaikan harga ini sebanding dengan kualitas: double layer memberikan kekuatan struktur lebih baik, daya tahan terhadap cuaca sertabebatuan, serta insulasi panas/cahaya yang lebih efektif. Untuk kanopi atau atap yang akan dipakai jangka panjang, investasi pada uPVC double layer sering dianggap sepadan.
Baca sekarang: Cara Pasang Plafon Gypsum
Faktor yang Mempengaruhi Harga Atap PVC per Lembar

Beberapa faktor teknis & brand mempengaruhi seberapa mahal atau murah atap PVC yang akan Anda beli. Memahami faktor-faktor ini membantu dalam memilih produk sesuai kebutuhan.
1. Ketebalan Atap PVC
Ketebalan lembaran PVC atau uPVC sangat menentukan kekuatan serta daya tahan. Semakin tebal lembarannya, biaya produksi meningkat sehingga harga per lembar juga lebih tinggi.
Atap tebal lebih tahan terhadap benturan, cuaca, dan beban, cocok untuk penggunaan outdoor yang intensif. Sebaliknya, atap tipis cocok untuk penggunaan ringan dengan anggaran rendah.
2. Jumlah Lapisan (Single Layer vs Double Layer)
Jumlah lapisan pada atap PVC/uPVC apakah hanya satu atau dua punya pengaruh signifikan pada harga. Lembar dengan double layer menawarkan daya tahan dan proteksi lebih baik dibanding single layer.
Double layer mampu meredam panas lalu menjaga struktur lebih kokoh sehingga cocok untuk kanopi atau ruang outdoor yang sering terkena hujan dan panas. Oleh sebab itu, harga double layer umumnya lebih tinggi daripada single layer.
3. Merek Atap PVC (Termasuk Alderon)
Brand atau merek dari produk atap PVC/uPVC juga mempengaruhi harga. Merek ternama seperti Alderon biasanya menawarkan kualitas lebih baik, mutu bahan lebih konsisten, serta garansi sehingga harganya lebih mahal.
Kelebihan merek populer sering mencakup ketahanan terhadap UV, finishing rapi, dan distribusi lebih luas. Meski pilihannya lebih mahal, pengguna banyak yang merasa bahwa kualitas lalu ketenangan pikiran sebanding dengan harga.
4. Ukuran & Bentuk Lembaran
Ukuran lembaran PVC atau uPVC (panjang, lebar) serta bentuk khusus (misalnya bergelombang, berongga, atau bentuk khusus kanopi) juga mempengaruhi harga. Lembaran besar atau bentuk khusus memerlukan proses produksi berbeda dan bahan lebih banyak.
Oleh karena itu, harga per lembar bisa lebih tinggi jika ukuran besar atau bentuk khusus dibanding lembar standar. Ini terutama penting jika Anda membangun kanopi besar atau menggunakan desain arsitektural tertentu.
5. Warna & Fitur Tambahan (Termasuk UV Protection)
Warna atap PVC apakah bening, polos, atau berwarna dan fitur tambahan seperti pelindung UV, lapisan anti panas atau anti pecah, juga berpengaruh pada harga. Produk dengan fitur tambahan biasanya lebih mahal.
Atap dengan UV protection atau finishing khusus memberikan kenyamanan lebih seperti menjaga suhu ruangan, mengurangi silau, dan memperpanjang umur atap. Bagi banyak pengguna, fitur ini membuat investasi lebih mahal menjadi lebih bernilai.
Baca disini: Cara Mengatasi Atap Rumah yang Bocor
Sudah Tahu Harganya? Sekarang Saatnya Pilih Atap PVC yang Benar-Benar Berkualitas
Setelah memahami harga atap PVC per lembar, satu hal penting yang tak boleh dilewatkan adalah memilih produk yang sepadan dengan nilai investasinya. Harga murah akan terasa percuma jika atap mudah rusak, cepat kusam, atau tidak mampu bertahan terhadap cuaca tropis. Karena itu, memilih atap PVC dengan kualitas material yang teruji menjadi langkah cerdas untuk jangka panjang.
Untuk Anda yang menginginkan kombinasi harga kompetitif, daya tahan, dan tampilan modern, Atap PVC dari GNET Indonesia adalah pilihan yang layak dipertimbangkan. Dengan memilih GNET Atap PVC, Anda tidak hanya membeli atap tetapi solusi perlindungan bangunan yang tahan lama dan efisien.
