
Sebelumnya Kamu tentu sudah mengetahui apa itu talang air. Jika belum GNET Indonesia akan mengajakmu untuk membahasnya lebih lengkap, melalui artikel ini. Sebuah rumah yang layak dan nyaman untuk ditinggali tentu mempunyai berbagai komponen konstruksi penting. Salah satu komponen tersebut adalah talang air.
Fungsi talang air yang utama adalah sebagai wadah untuk mengalirkan air hujan dari atap menuju bagian bawah bangunan. Beberapa rumah biasanya sudah ada yang langsung menyalurkan air ke selokan.
Yuk, kenali lebih jauh tentang apa itu talang air, jenis-jenis, fungsi dan tips pemasangannya.
Apa itu Talang Air
Talang air adalah sebuah istilah untuk saluran yang ditempatkan pada sisi pinggir bagian atap rumah, berfungsi sebagai sistem pembuangan air. Komponen ini sangatlah penting untuk diaplikasikan pada setiap bangunan.
Seperti diketahui, Indonesia merupakan negara tropis dengan curah hujan yang tinggi. Tanpa adanya talang air, ketika hujan menerpa percikan air akan jatuh pada tempat yang tidak aman. Contohnya seperti pada teras rumah. Bayangkan bila teras rumah Kamu dipenuhi dengan genangan air hujan, pasti akan berbahaya untuk penghuni bukan? Kamu bisa saja tergelincir karena genangan ini.
Maka dari itu, penempatan talang air sangatlah krusial untuk menunjang kenyamanan pada hunian. Talang air mempunyai beragam jenis material. Ada yang terbuat dari aluminium, logam, plastik, kayu dan lain sebagainya.
Keberadaan talang air yang terpasang dengan tepat akan turut menjaga bangunan dari berbagai kerusakan. Biasanya hal ini disebabkan oleh air hujan yang merembes pada bagian atap sehingga merusak struktur bangunan.
Fungsi Talang Air
Selain untuk mengalirkan air hujan, nyatanya ada masih banyak lagi fungsi dari talang air, lho! Apa sajakah fungsi yang dimaksud? Berikut di antaranya.
-
Mencegah Kerusakan Struktur Bangunan
Air hujan yang menggenang pada bagian atap bangunan dapat menyebabkan masalah serius pada bangunan. Beberapa masalah tersebut di antaranya, kebocoran atap, kerusakan dinding akibat rembesan air hingga merusak bagian fondasi bangunan.
Artinya, keberadaan talang air akan sangat berperan vital dalam menjaga bangunan Kamu tetap kokoh walau diterpa cuaca hujan. Bangunan rumahmu juga akan lebih terawat dan tidak membutuhkan perawatan yang lebih berat.
-
Mencegah Erosi Pada Tanah
Tanpa adanya talang air ketika hujan datang mengguyur, air akan jatuh dari atap dengan tidak terkendali. Hal ini cukup membahayakan. Pasalnya, bisa saja air langsung jatuh pada tanah. BIla terjadi secara terus-menerus, air hujan berpotensi akan menyebabkan erosi pada tanah.
Ketika erosi tanah terjadi, bisa saja rumahmu akan bergeser dan menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan. Kemungkinan terburuknya rumahmu bisa saja runtuh akibat dari erosi tanah ini.
-
Menjaga Suhu Udara Bangunan
Keberadaan talang air akan meminimalisir terjadinya suhu yang lembab saat musim penghujan. Suhu lembab tersebut biasanya terjadi akibat penumpukan lumut dan jamur pada atap bangunan.
Namun, dengan memasang talang air, sirkulasi air akan lebih terjaga sehingga tidak mengendap di atap bangunan. Ketika air mampu tersirkulasi secara baik, jamur dan lumut akan cenderung sulit untuk tumbuh pada atap bangunan.
-
Menambah Nilai Estetika
Tak cuma bermanfaat untuk mengalirkan air, ternyata sekarang talang air sudah memiliki beragam jenis dan model yang menarik. Artinya Kamu bisa memilih talang air dengan model yang estetik sesuai dengan konsep eksterior bangunan.
Sebagai contoh, hunianmu mengaplikasikan konsep eksterior minimalis. Kamu dapat menggunakan talang air pvc berwarna putih dengan tampilan sederhana. Hal demikian akan membuat kesan minimalis pada rumahmu kian tampak.
Cara Memasang Talang Air Rumah
Supaya bisa berfungsi optimal, Kamu harus memastikan talang air rumah terpasang dengan maksimal. Berikut beberapa cara memasang talang air rumah yang bisa Kamu terapkan.
-
Tentukan Titik Pemasangan
Cara pertama yang perlu Kamu lakukan adalah dengan menentukan titik pemasangan talang air. Cari tahu dahulu titik ketinggian dan lokasi pemasangan. Rencanakan juga di mana talang air akan berakhir.
Direkomendasikan untuk menentukan titik akhir dari talang air dengan sudut kemiringan 0,5 inci. Kamu bisa menggunakan alat seperti meteran dan pensil untuk membuat tanda akan letak dari pemasangan talang air.
-
Sesuaikan Ukuran Talang Air
Setelah titik pemasangan diketahui, selanjutnya Kamu bisa mulai menyesuaikan ukuran talang air. Silakan gunakan kembali meteran untuk mengukur talang air supaya tepat. Setelah ukuran diketahui, Kamu bisa memotong talang air sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan.Pastikan talang air benar-benar memiliki ukuran yang tepat dengan titik pemasangan.
-
Pasang Gantungan Talang Air
Supaya bisa dipasang, Kamu perlu menempatkan gantungan talang air dahulu pada sisi atap bangunan. Biasanya masing-masing gantungan talang air berjarak sekitar 16 inci (40,6 cm). Namun, jarak tersebut bisa Kamu sesuaikan kembali supaya talang air dapat berfungsi dengan baik.
-
Pasang Talang Air dan Pipa Pembuangannya
Setelah gantungan terpasang, langkah selanjutnya adalah menempatkan talang air. Jangan lupa untuk memasang pipa pembuangannya juga. Kamu bisa mengarahkan pipa pembuangan ke berbagai tempat. Di antaranya, yakni selokan dan lubang biopori.
Disarankan untuk mengarahkan pembuangan air ke lubang biopori. Karena hal ini akan membantumu mempunyai cadangan air tanah yang lebih banyak ketika musim kemarau datang.
Penutup
Demikian ulasan tentang apa itu talang air dan cara pemasangannya. Setelah mengetahui pentingnya fungsi talang air pada bangunan, Kamu tentu sangat tertarik bukan untuk mengaplikasikannya pada rumah?
Semoga cara memasang talang air rumah yang sudah dibagikan oleh GNET Indonesia melalui ulasan di atas dapat bermanfaat. Sampai jumpa di artikel tips & trik hunian lainnya di website GNET Indonesia.