KEMBALI KE ARTIKEL
05 February 2024

Seperti diketahui, peristiwa Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab kalender Hijriah. Saat ini tanggal 27 Rajab jatuh pada 8 Februari 2024. Isra Miraj merupakan perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram, Arab Saudi ke Masjidil Aqsa, Palestina. Ada banyak hikmah yang terkandung pada peristiwa ini.

GNET Indonesia akan membahas lebih jauh mengenai peristiwa Isra Miraj sekaligus mengintip kemegahan arsitektur Masjidil Aqsa. Simak langsung artikel di bawah ini.

Apa itu Peristiwa Isra Miraj?

Peristiwa Isra Miraj adalah perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa pada malam hari yang mana berlanjut sampai menembus langit ke tujuh. Secara istilah, Isra mempunyai arti ‘perjalanan di malam hari’. Sedangkan, Miraj berarti ‘alat yang digunakan untuk naik’.

Adapun perjalanan Isra Miraj ini termaktub pada Surah Al-Isra Ayat 1. Adapaun surah tersebut berbunyi:

"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Isra, [17]:1).

Sebelum melakukan perjalanan Rasulullah SAW dibedah hatinya dahulu oleh Malaikat Jibril dan Mikail untuk mencucinya dengan air zam-zam sebanyak tiga kali. Lalu, hati Rasulullah diisi oleh kemuliaan, hikmah dan iman.

Umat Islam dapat mengambil pelajaran dari proses pembedahan hati Rasulullah SAW. Adapun pelajaran yang dimaksud adalah hati merupakan hal terpenting dalam diri manusia. Hati menjadi pusat dari keimanan dan ketakwaan. Dengan hati yang jernih, manusia akan melakukan kebaikan secara ikhlas.

Ketika hati Rasulullah SAW telah disucikan, Malaikat Jibril mengutus Burak sebagai hewan tunggangan. Menurut riwayat Musilm, Burak mempunyai perawakan tubuh berwarna putih dengan ukuran lebih besar dari hewan keledai. Namun, lebih kecil dari hewan bagal. Burak juga dijelaskan mempunyai dua sayap pada sisi pahanya.

Sesampainya di Baitul Maqdis Rasulullah menjalankan salat dua rakaat. Pada momen Isra Miraj, Rasulullah SAW menjadi imam dari seluruh nabi utusan Allah SWT. Setelah menjalankan saat, Malaikat Jibril pun menghampiri dan memberi dua wadah. Satu berisi khamr. Serta satu wadah lainnya berisi susu. Rasulullah SAW pun memilih susu. Setelah itu Malaikat Jibril pun membawa Rasulullah SAW ke langit.

Saat berjumpa dengan Allah SWT, Rasulullah SAW memperoleh perintah untuk menjalankan salat sebanyak 50 kali dalam satu hari. Sang Rasul pun menerima perintah tersebut. Rasulullah SAW pun turun dari langit ketujuh dan berjumpa dengan Nabi Musa. Pada momen ini, Nabi Musa pun meminta Rasulullah SAW untuk memohon keringanan salat kepada Allah SWT. Hingga pada akhirnya perintah salat dikurangi menjadi 5 waktu dalam sehari. 

Melihat Kemegahan Arsitektur Masjidil Aqsa

Sebagai salah satu destinasi dari perjalanan Rasulullah SAW saat Isra Miraj, mari kita lihat sejenak kemegahan arsitektur Masjidil Aqsa.

Berbeda dengan Bangunan Dome of Rock

Mungkin banyak dari kita yang masih salah paham bahwa Dome of Rock adalah Masjidil Aqsa. Pasalnya jika berjalan dari Yerusalem dan memasuki komplek Masjidil Aqsa akan ada bangunan berkubah emas yang berada di tengah. Inilah mengapa banyak yang salah paham bahwa Dome of Rock merupakan Masjidil Aqsa.

Umat Muslim meyakini bahwa Dome of Rock atau Baitul Maqdis merupakan tempat pijakan Rasulullah SAW sebelum melakukan perjalanan ke langit ketujuh. Dome of Rock sendiri sebenarnya bukan bangunan masjid. Meski begitu bangunan ini tetap dianggap suci oleh umat Muslim.

Bagian Eksterior Masjidil Aqsa

Mari melihat lebih dekat bagian eksterior dari arsitektur Masjidil Aqsa.

Area Fasad

Area Fasad Masjidil Aqsa

Area fasad Masjidil Aqsa telah dibangun sejak tahun 1065 M. Pembangunan ini dilakukan atas instruksi dari Khalifah Fatimiyah al-Mustansir Billah. Terdapat beberapa ornamen yang menghias area fasad, di antarannya pagar kisi-kisi (langkan) berupa atap dan kolom kecil Ada pula empat belas lengkungan batu yang mempercantik Masjidil Aqsa. Lengkungan tersebut mengusung konsep desain ala Romawi. 

Selain itu tampak pula pintu utama yang mana terdapat tujuh gerbang besar untuk memasuki area dalam masjid. Selain pintu utama ada juga pintu tunggal pada sisi timur dan sisi barat. Setidaknya ada lebih dari 100 jendela berkaca bening dan jendela beragam warna yang telah dibuat oleh dinasti  Fatimiyah dan Abbasiyah.

Dahulu area fasad Masjidil Aqsa pernah dirusak oleh Tentara Salib saat terjadi perang salib. Namun, kerusakan pada area fasad tersebut sudah kembali direnovasi oleh Kaum Ayyubiyah. 

Kubah Bangunan

Kubah Bangunan Masjidil Aqsa

Kubah Masjidil Aqsa terletak pada ujung selatan di bagian tengah ruangan salat utama. Bedakan kubah Dome of Rock dan kubah Masjidil Haram. Kubah Dome of Rock memiliki warna emas. Sedangkan Masjidil Aqsa punya warna abu-abu. Di tahun 1969 kubah Masjidil Aqsa direkonstruksi ulang dari beton. Serta, dilapisi dengan aluminium anodisasi untuk mengganti lembaral enamel timah yang bergaris asli.

Bagian Interior Masjidil Aqsa

Selain eksterior bangunan, bagian interior Masjidil Aqsa juga mempunyai kemegahannya tersendiri. Yuk, intip bagian interior Masjidil Aqsa.

Serambi

Serambi Masjidil Aqsa

Di atas area fasad terdapat serambi Al-Aqsa. Pada bagian tengah, serambi ini dibangun oleh Ksatria Templar ketika Perang Salib Pertama. Perintah pembangunan serambi tersebut diinstruksikan oleh keponakan Saladin, al-Mu'azzam Isa pada tahun 1217.

Jika ingin memasuki ruang salat terdapat pintu masuk utama yang berada pada urutan ketiga tepat di sebelah kanan. Total ada tujuh pintu masuk yang berfungsi untuk masuk ke ruang salat utama, melalui serambi ini.

Ruang Salat

Ruang Salat Masjidil Aqsa

Selanjutnya untuk ruang solat utama dilengkapi oleh mimbar dan mihrab. Ruangan ini menghadap ke kiblat (arah dinding selatan). Masjidil Aqsa punya tujuh bagian lorong sempit dengan segenap aula kecil pada bagian barat dan timur di bagian selatan bangunan. Bagian interior masjid ditopang dengan 45 kolom tiang.

Penutup

Demikian ulasan artikel mengenai peristiwa Isra Miraj dan kemegahan arsitektur Masjidil Aqsa. Bagaimana tampak megah dan menawan bukan tampilan Masjidil Aqsa? Apakah Kamu tertarik untuk berkunjung ke sana?

Temukan lebih banyak artikel tentang tips dan trik dekorasi bangunan lainnya bersama GNET Indonesia. Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya!