KEMBALI KE ARTIKEL
28 January 2024

Apa itu Papan Semen?

Papan semen adalah bahan bangunan yang terbuat dari campuran serat selulosa, pasir, dan semen. Umumnya material ini juga disebut dengan istilah "fiber cement board”. Durabilitas yang kuat menjadi keunggulan utama dari papan semen.

Hal tersebut lantaran papan semen mempunyai sifat tahan air, tahan api dan tahan terhadap serangan serangga. Itu sebabnya, papan semen dapat dengan fleksibel diaplikasikan di bagian interior atau eksterior bangunan.

Pada bagian eksterior papan semen biasa digunakan sebagai material dinding dan pendukung struktur atap. Sedangkan di bagian interior, papan semen umumnya diaplikasikan sebagai material partisi.

Kelebihan Papan Semen sebagai Material Plat Lantai

Ada beberapa kelebihan papan semen yang menjadikannya cocok untuk digunakan sebagai material plat lantai, di antaranya sebagai berikut:

  1. Kuat dan Stabil

Papan semen memiliki kekuatan tekan yang tinggi sehingga mampu menahan beban berat yang ada di atasnya. Dengan begitu, Kamu tidak perlu khawatir papan semen akan mengalami kerusakan ketika ada furniture berukuran besar dan berat. 

Serat yang ada pada papan semen terdistribusi secara merata. Hal demikian menjadikan papan semen cukup stabil dan tidak mudah mengalami pergeseran saat dipasang sebagai material lantai.

  1. Tahan Serangga 

Keunggulan selanjutnya adalah papan semen mempunyai kemampuan resistan terhadap serangga dan jamur. Hal ini lantaran papan semen terbuat dari kombinasi serat selulosa, air, semen dan beberapa bahan tambahan yang menjadikannya memiliki sifat tidak menarik pada serangga. Alhasil Kamu tidak perlu khawatir papan semen mengalami pelapukan akibat serangan serangga, seperti rayap.

  1. Tidak Merambatkan Api

Selain tahan terhadap serangga keunggulan papan semen lainnya adalah tidak merambatkan api. Artinya ketika terdapat percikan api, lantai papan semen tidak akan menyebarkannya. Potensi terjadinya bencana kebakaran pada hunian pun bisa Kamu minimalisir.

  1. Ringan dan Mudah Dibentuk

Jika dibandingkan dengan material lantai lainnya papan semen cenderung mempunyai bobot lebih ringan. Hal demikian tentu sangat memudahkan Kamu dalam proses pemasangan. Selain itu, papan semen juga mudah dipotong sesuai dengan kebutuhan. Hasilnya Kamu juga jadi lebih efisien dalam segi waktu dan biaya pemasangan papan semen.

  1. Ramah Lingkungan

Beberapa papan semen telah diproduksi dengan menggunakan bahan-bahan daur ulang yang mana hal ini tentu lebih ramah lingkungan. Dengan menggunakan papan semen sebagai material lantai artinya Kamu turut ikut serta dalam menjaga keberlanjutan lingkungan karena sudah mengurangi limbah produksi.

Cara Memasang Plat Lantai dari Papan Semen

Setelah melihat berbagai kelebihannya, mungkin Kamu sudah mulai tertarik untuk mengaplikasikan papan semen sebagai plat lantai di rumah. Berikut GNET Indonesia bagikan beberapa cara memasang plat lantai dari papan semen:

  1. Persiapan Permukaan

Langkah pertama adalah mempersiapkan permukaan papan semen sudah dalam keadaan rata, bersih dan juga kering. Jika masih ada beberapa lapisan permukaan yang belum rata, Kamu bisa mengambilnya dahulu dengan campuran semen dan pasir. Pastikan pula subfloor telah terbebas dari kerusakan struktural atau kelembaban.

  1. Ukur Kebutuhan Lantai

Ukur setiap sisi ruangan yang hendak diaplikasikan lantai papan semen. Jika sudah, Kamu bisa menyesuaikannya dengan ukuran papan semen. Apabila papan semen terlalu besar Kamu dapat memotongnya terlebih dahulu supaya proses pemasangan lebih efektif dan efisien. Semakin baik perencanaan ukuran lantai, maka kian sedikit pula papan semen yang dipotong sehingga lebih hemat.

  1. Pemasangan Papan Semen 

Apabila permukaan lantai sudah siap, Kamu bisa masuk pada proses pemasangan papan semen. Pasanglah baja ringan kanal C sebagai rangka lantai dan lengkapi dengan rubber strip supaya papan semen tidak bergeser. Berikutnya, pasanglah papan semen dengan baut pada rangka kanal C. Direkomendasikan pemasangan dari tepi rangka ke baut sekitar 12 mm dan jarak antar baut maksimal 300 mm. 

  1. Perekat Tambahan

Agar papan semen bisa diaplikasikan secara optimal Kamu dapat menambahkan perekat supaya pelat lantai stabil dan tidak mengalami pergeseran. Terlebih jika bangunanmu terletak di area rawan gempa. Tentu potensi pergeseran lantai akibat getaran gempa bisa diminimalisir dengan mengaplikasikan perekat tambahan.

  1. Finishing

Apabila papan semen sudah terpasang dengan baik langkah terakhir adalah finishing. Pada proses finishing Kamu dapat memeriksa kembali seluruh kondisi permukaan lantai papan semen. Jika ada bagian yang masih kurang terpasang optimal, Kamu bisa memperbaikinya kembali.

Setelah itu silakan bersihkan sisa-sisa semen, debu dan kotoran-kotoran yang ada pada permukaan lantai. Kamu bisa menyapu dan mengepelnya menggunakan kain halus supaya tidak merusak struktur permukaan papan semen. 

GNET Cement Board sebagai Solusi Papan Semen Hunian

Buat Kamu yang tertarik untuk mengaplikasikan papan semen sebagai material lantai pada hunian, GNET Cement Board bisa jadi solusi tepat! Terbuat dari kombinasi material kalsium silikat dan semen yang berkualitas menjadikan GNET Cement Board sebagai produk papan semen berkualitas tinggi.

Selain itu, GNET Cement Board juga mempunyai daya tahan terhadap rambatan api pasif hingga 4 jam. Hal tersebut tentu memberikan perlindungan tambahan pada hunian Kamu. Cocok untuk digunakan di berbagai kebutuhan bangunan. Baik sebagai material partisi maupun material lantai.

Tunggu apalagi? Checkout langsung GNET Cement Board di halaman Official Store Tokopedia GNET Indonesia.