KEMBALI KE ARTIKEL
15 July 2022

Hunian merupakan salah satu kebutuhan primer manusia. Namun seiring dengan berkembangnya zaman, jenis hunian pun kini bemacam-macam mulai dari hunian vertikal, hingga rumah tapak. Rumah tapak singkatnya adalah rumah yang berdiri langsung di atas tanah. Meskipun merupakan impian semua orang, ketersediaan lahan dan tingginya harga lahan menjadi beban banyak orang untuk membangun rumah tapak. Artikel kali ini akan membahas seputar rumah tapak.

Source: Pinterest

 

Apa Itu Rumah Tapak?

Source: Pinterest

Rumah tapak adalah hunian yang dibangun secara langsung di atas suatu lahan atau tanah dan setiap unitnya bediri secara mandiri tanpa hitungan tingkat. Sehingga ini yang membedakannya dengan hunian vertical yang terkenal seperti apartemen. Salah satu hal yang membuat banyak orang sangat meminati rumah tapak adalah status kepemilikan terhadap lahan rumah tapak berbeda dengan apartemen atau rumah susun, dimana pemiliknya hanya akan memiliki Hak Guna Bangunan (HGB) saja.

 

Kelebihan Rumah Tapak

Source: Pinterest

1. Status Kepemilikan Rumah & Lahan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, rumah tapak otomatis akan membuatmu memiliki status kepemilikan lahan dan bangunan, berbeda dengan apartemen atau rumah susun.

2. Hak Mendesain Rumah Dengan Bebas

Berbeda dengan apartemen atau rumah susun, kamu bisa mendesain sebebas mungkin lahan yang kamu miliki dan merenovasi rumah kamu sesuai dengan kemampuanmu. Namun, jangan lupa untuk mengikuti aturan dan undang-undang yang berlaku di daerah kamu, ya!

3. Biaya Perawatan Cenderung Lebih Terjangkau

Biaya yang dikeluarkan untuk rumah tapak cenderung lebih murah dibanding apartemen atau rumah susun. Untuk rumah tapak, biaya yang dikeluarkan antara lain untuk biaya air dan listrik, serta iuran keamanan dan kebesihan. Sedangkan untuk apartemen, kamu harus membayar iuran fasilitas Gedung yang relative mahal.

4. Dapat Tersedianya Garasi Pribadi dan Halaman Rumah

Keunggulan lain dari rumah tapak adalah kamu bisa memilih untuk membuat garasi atau halaman rumah tergantung budget dan luas lahan. Halaman rumah bisa menjadi opsi jika kamu menginginkan ruang hijau untuk beristirahat, menanam tanaman, atau area keluarga.

5. Punya Nilai Investasi Jangka Panjang

Rumah tapak adalah salah satu jenis investasi property yang menjanjikan. Hal ini dikarenakan nilai tanah yang cenderung terus menerus naik yang membuat harga jual rumah tapak akan cepat naik dibandingkan dengan apartemen atau rumah susun. Selain itu, rumah tapak memiliki nilai pasar baik dari kelas menengah ke bawah hingga menengah ke atas.

 

Kekurangan Rumah Tapak

Source: Pinterest

Meskipun memiliki banyak keunggulan ketimbang apartemen dan rumah susun. Rumah tapak juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu kamu ketahui, seperti:

  • Dengan semakin tingginya harga lahan, kini banyak rumah tapak yang dibangun berdekatan atau bergandengan dengan rumah tapak lainnya sehingga terkadang ruang lahan menjadi lebih terbatas.
  • Jika kamu tidak nyaman dengan pemukiman penduduk, rumah tapak mungkin tidak cocok untukmu karena kebanyakan rumah tapak bediri di pemukiman padat penduduk, khususnya di Indonesia.
  • Sistem keamanan yang sangat bergantung kepada preferensi pemilik dan kondisi keamanan di lingkungan setempat. Sehingga perlu diperhatikan dengan serius guna meminimalisit tindak kriminalitas yang tidak pasti atau berbeda di setiap daerah.
  • Membutuhkan perhatian dan waktu lebih untuk merawat seisi rumah.
  • Masalah teknis yang sering terjadi di rumah umumnya diselesaikan langsung oleh pribadi (seperti kebocoran pipa air, sistem kelistrikan yang rusak, sistem jalur air, dan lain-lain yang harus diketahui pemilik) atau mandiri. Berbeda dengan apartemen atau rusun yang sudah memiliki tim atau pihak pengelola yang mengurus atau mengatasi permasalahan-permasalahan teknis tertentu.

 

Tips Menentukan Rumah Tapak Terbaik

Source: Pinterest

1. Lokasi Rumah

Lokasi rumah menjadi salah satu poin paling krusial dalam menentukan rumah tapak. Sehingga kamu perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut sebelum memilih rumah tapak.

Usahakan memilih daerah yang bebas banjir. Lokasi yang rawan banjir akan mempersulit aksesmu sehari-hari dan membuatmu tidak nyaman.

Daerah yang aman dan minim kriminalitas. Kriteria ini merupakan hal terpenting guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi dirimu sendiri serta keluarga tercinta.

Pilihlah lokasi yang paling strategis, seperti dekat dengan fasilitas umum layaknya sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan pusat keramaian serta fasilitas umum. Jangan lupa juga perhatikan elemen jarak diantara fasilitas-fasilitas tersebut.

Yang terakhir adalah kenali lingkungan sekitar rumah tapak agar mempermudah kamu beradaptasi dan bergaul.

 

2. Spesifikasi Material Bangunan Rumah

Faktor lain yang perlu kamu perhatikan adalah material dari hunian. Memberikan perhatian lebih pada material bangunanmu sangat berpengaruh terhadap bagaimana usia dari bangunan hunianmu kelak. Pilihlah bahan bangunan yang kokoh dan tahan lama, serta sesuai dengan struktur lahanmu. Kamu juga bisa menggunakan jasa tertentu untuk mengkonsultasikan hal tersebut guna hasil yang lebih maksimal, serta memprediksikan kapan akan melakukan renovasi rumah kembali nantinya.

3. Harga dan Skema Pembayaran

Lakukanlah riset harga untuk membandingkan harga rumah-rumah yang kamu incar, hal ini berguna untuk menentukan harga yang kamu sepakati jika kamu memilih untuk membeli rumah tapak. Sehingga semua fasilitas dan kualitas rumah yang kamu akan miliki susah sesuai perhitungan dan skema keuanganmu.

4. Cari Rumah Secara Mandiri atau Menggunakan Jasa Agen Properti

Jika kamu ingin mencari rumah tapak secara mandiri, kamu bisa sesuaikan apa-apa saja kekurangan dan kelebihan dari rumah tersebut. Meskipun begitu, kamu tetap harus meluangkan waktu lebih untuk melakukan riset agar kamu puas dengan maksimal.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan jasa agen property karena tidak perlu mengeluarkan banyak waktu untuk melakukan riset dan observasi. Agen property akan membantu kamu untuk mencarikan rumah tapak sesuai dengan preferensi dan kriteria yang kamu inginkan, bahkan sesuai dengan budget yang kamu miliki.

Jangan lupa untuk konsultasikan dengan keluarga tentang kriteria, preferensi, hingga kebutuhan dan kondisi keuanganmu, sehingga rumah tapak yang nantinya kamu pilih diterima oleh semua pihak dan demi kenyamanan besama.

 

Bagaimana, Sobat GNET? Apakah kamu jadi tertarik dengan rumah tapak? Semoga kamu sudah mengenal lebih dalam tentang rumah tapak, ya! Jangan lupa untuk tetap gunakan bahan bangunan berkualitas untuk hasil hunian yang maksimal. Hunian nyaman, GNET solusinya!