KEMBALI KE ARTIKEL
22 November 2023

“Rumahku adalah istanaku”. Mungkin Kamu tidak asing dengan istilah ini. Kita semua pasti mempunyai impian untuk memiliki rumah sendiri. Walau begitu mewujudkannya tidaklah semudah membalikkan tangan.

Walau begitu tidak semua dari kita yang mempunyai keberuntungan yang baik sehingga dapat mewujudkan impian tersebut. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membangun rumah tumbuh.

Apa itu Rumah Tumbuh?

Rumah tumbuh adalah konsep pembangunan rumah yang berdasarkan kemampuan pemilik rumah dan dilakukan melalui beberapa tahap. Misalnya, Kamu mempunyai tanah dengan luas 200 m2. Akan tetapi Kamu saat ini hanya tersedia budget untuk membangun seluas 100 m2. 

Nah untuk menerapkan konsep rumah tumbuh, Kamu bisa membangun rumah tersebut seluas 100 m2. Apabila sudah memiliki budget lebih, Kamu dapat mengembangkan proses rumah tersebut tanpa perlu membongkarnya dari ulang.

Konsep ini sangatlah cocok untuk Kamu yang belum memiliki keluarga. Pasalnya, Kamu belum membutuhkan banyak ruangan kamar untuk masing-masing anggota keluarga.Seiring bertambahnya anggota keluarga barulah Kamu dapat menambah ruangan sesuai kebutuhan.

Jenis Rumah Tumbuh

Terdapat dua jenis rumah tumbuh yang perlu Kamu ketahui, yaitu:

  1. Rumah Tumbuh Horizontal

Rumah tumbuh horizontal adalah sebuah hunian yang proses pembangunan dan pengembangannya dilakukan secara melebar. Entah dilakukan baik ke samping ataupun ke arah belakang dan depan.

Konsep ini dapat Kamu aplikasikan jika memiliki ketersediaan lahan yang cukup luas dan fleksibel untuk proses pengembangan. Kamu juga tidak perlu perhitungan struktural yang kompleks untuk mengembangkan rumah secara bertingkat.

  1. Rumah Tumbuh Vertikal

Rumah tumbuh vertikal merupakan rumah yang proses pengembangannya dilakukan secara ke atas atau biasa disebut bertingkat. Pembangunan ini tak memerlukan lahan yang luas. Akan tetapi, Kamu perlu memperhatikan perhitungan struktural untuk memastikan pondasi dan pilar rumah dapat menopang secara optimal.

Tips Membangun Rumah Tumbuh

  1. Rencanakan Pembangunan dengan Luas Lahan

Dalam pembangunannya rumah tumbuh perlu perencanaan luas lahan secara matang. Karena jika tidak, Kamu akan kesulitan dalam mengatur bangunan rumah yang hendak dikembangkan. Ketika ini terjadi Kamu tentu perlu memikirkan ulang konsep bangunan rumah yang sesuai pada luas lahan.

  1. Sesuaikan Jumlah Anggaran

Ketersediaan jumlah anggaran menjadi salah satu hal vital yang tidak boleh terlewat. Kamu bisa menyesuaikan bentuk rumah dengan jumlah anggaran yang dimiliki pada saat itu. Hal ini perlu dilakukan agar nantinya rumah tumbuh dapat dibangun secara optimal. Serta, memenuhi kebutuhan hunian secara fungsional.

  1. Mencari Inspirasi Desain

Mencari beberapa inspirasi desain akan banyak membantu dalam proses perencanaan. Kamu bisa memadupadankan beragam inspirasi desain dengan keadaan lingkungan di sekitar rumah. Selain itu, Kamu juga merencanakan dari awal nantinya rumah tumbuh ingin menggunakan desain hunian seperti apa. Entah itu minimalis, kontemporer atau industrial.

  1. Pilih Material Bangunan yang Sesuai

Supaya proses pembangunan rumah tumbuh dapat sesuai dengan kebutuhan dan budget, Kamu perlu memperhatikan pula pemilihan material. Ada banyak hal yang bisa dipertimbangkan dalam memilih material. Mulai dari daya tahan, cara perawatan hingga kesesuaian harga.

  1. Perhatikan Setiap Detail

Tips membangun rumah tumbuh berikutnya adalah memperhatikan setiap detail kebutuhan. Sebagai contoh, Kamu perlu merencanakan ke arah mana aliran air dan pemasangan pipa. Dengan demikian, apabila di kemudian hari Kamu ingin menambah ruangan maka tidak perlu mengubah detail dari semula.

  1. Gunakan Jasa Profesional

Seperti diketahui, proses pembangunan rumah tumbuh perlu perencanaan yang benar-benar matang. Untuk memudahkannya Kamu direkomendasikan untuk menggunakan jasa profesional. Walau butuh tambahan biaya, akan tetapi hal ini akan menjadikan proses pembangunan rumah tumbuh lebih optimal karena jasa profesional akan memperhatikan seluruh detail sampai hal terkecil.

Kelebihan Rumah Tumbuh

Berikut beberapa kelebihan rumah tumbuh yang belum tentu Kamu dapatkan di konsep hunian lainnya:

  1. Terlibat Langsung Dalam Pembangunan

Dalam proses pembangunan rumah tumbuh, Kamu akan terlibat secara langsung dalam proses pengawasan, pelaksanaan dan pembangunan. Hal ini karena Kamu mempunyai kriteria akan kebutuhan luas lahan dan ketersediaan budget. Kamu juga mempunyai kuasa penuh akan pemilihan spesifikasi dan material yang diinginkan.

  1. Tentukan Sendiri Jadwal Pengembangan Rumah

Kelebihan selanjutnya adalah Kamu dapat menentukan sendiri jadwal pembangunan rumah tersebut karena menyesuaikan dengan keadaan finansial saat ini. Kamu tidak memiliki jadwal atau tenggat waktu yang mengharuskan hunian tersebut selesai dalam waktu singkat. Jadi, Kamu dapat memaksimalkan waktu sesuai dengan keadaan yang ada.

  1. Fleksibilitas Dalam Desain Rumah

Kamu bisa menjadi lebih fleksibel dalam mengubah desain dari rumah yang sudah ada. Ketika dalam proses pembangunannya terdapat desain yang ingin diubah atau ditambahkan, konsep rumah tumbuh memberikan kemudahan untuk bisa mewujudkan keinginan yang ada butuhkan.

  1. Memberikan Kepuasan Tersendiri

Berbeda dengan membeli rumah langsung yang langsung jadi. Membangun rumah tumbuh dapat memberi kepuasan tersendiri padamu karena terlibat dalam proses pembangunan. Mulai dari perencanaan, pemilihan bahan baku, proses pembangunan hingga pengembangan rumah sesuai dengan kebutuhan di masa mendatang.

Desain Rumah Tumbuh

Inilah contoh desain rumah tumbuh yang dapat menjadi referensi tambahan untukmu.

  1. Rumah Tumbuh Minimalis

Rumah Tumbuh Minimalis

Buat Kamu yang memiliki keterbatasan biaya, desain rumah tumbuh minimalis dapat menjadi solusi tepat. Pasalnya, Kamu tidak memerlukan banyak ornamen dekorasi estetik. Untuk memperkuat kesan minimalis, Kamu bisa menggunakan paduan warna cat putih, abu-abu dan juga hitam.

  1. Rumah Tumbuh Kontemporer

Rumah Tumbuh Kontemporer

Suka hunian bernuansa modern, unik dan estetik? Gunakanlah konsep rumah tumbuh kontemporer. Desain ini mengejar tampilan modern dan fungsional sambil memperhatikan dampak lingkungan. Berikut adalah beberapa karakteristik yang mungkin ditemukan dalam rumah tumbuh kontemporer.

  1. Rumah Tumbuh Industrial

Rumah Tumbuh Industrial

Rumah tumbuh industrial dapat menjadi referensi lainnya untuk Kamu. Konsep ini menonjolkan tampilan yang kasar, modern dan tegas karena terinspirasi dari ruangan industri dan pergudangan. Satu hal yang tidak boleh terlewat adalah rumah tumbuh industrial mempunyai pintu dan jendela berukuran besar sebagai sumber cahaya alami.

Penutup

Demikian ulasan tentang apa itu rumah tumbuh, tips membangun, kelebihan dan inspirasi desainnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Kamu. Sampai jumpa di artikel lainnya bersama GNET Indonesia!