KEMBALI KE ARTIKEL
12 September 2021

GNET

Memasang plafon gypsum dengan rangka hollow

Apakah ada yang sedang membangun rumah dan sudah pada tahap finishing? Atau mungkin ingin merenovasi plafon rumah untuk mengganti plafon lama dengan plafion baru yang berbahan gypsum? Jika iya, kamu membaca artikel yang tepat. Finishing yang dimaksud adalah finishing pada tahap pemasagan plafon ya. Agar plafon dapat terpasang dengan kuat, maka kamu harus menggunakan rangka yang kokoh, yaitu dengan menggunakan rangka hollow. Pemasangan plafon ini wajib hukumnya pada bagian atas rumah. Hal ini karena plafon memiliki peran penting dalam estetika sebuah hunian. Lebih lanjut, cek di bawah ini yuk!

 

Apa itu hollow?

memasang plafon gypsum dengan hollow

Sumber: renovasi.co.id

Hollow adalah semacam batagan besi yang memiliki rongga. Jika digambarkan, maka hollow ini bentuknya seperti pipa besi yang berbentuk kotak. Hollow banyak digunakan untuk rangka plafon, namun sekarang banyak juga digunakan sebagai rangka partisi. 

 

Langkah-langkah memasang plafon gypsum dengan rangka hollow

1. Sebelum memasang plafon gypsum, ukur elevasi plafon

memasang plafon gypsum rangka hollow

Sumber: house-improvement.com

Langkah pertama sebelum memasang plafon, ialah mengukur garis ketinggian pada langit-langit ruangan. Buatlah empat titik di setiap sudut ruangan dengan menggunakan alat waterpass selang, kemudian tariklah garis lurus dari satu titik ke titik lainnya menggunakan tali pensil. Garis elevasi tersebut berguna sebagai acuan ketika ingin memasang rangka hollow.

 

2. Memasang wall angle

memasang hollow

Sumber: sarjanasipil.my.id

Langkah berikutnya adalah memasang wall angle yang berfungsi sebagai penopang plafon. Tempatkan wall anglepada garis-garis lurus yang telah dibuat tadi tepat di bagian bawah. Setelah memastikan tepat, pakulah dengan menggunakan paku beton dengan jarak antar paku minimal 30 cm. Btw, kamu bisa menggunakan paku tembak BOSET lho agar pengerjaan lebih praktis dan cepat. Lanjutkan pemasangan wall angle di setiap garis panjang terlebih dahulu. Untuk hasil maksimal, gunakan GNET wall angle yang sudah terbukti kualitasnya.

 

3. Pengukuran ulang sebelum memasang plafon gypsum

Setelah memasang wall angle, langkah selanjutnya dalam memasang plafon gypsum adalah melakukan pengukuran luas ruangan. Pengurungan dilakukan pada wall angle dari pinggiran satu dinding dengan interval jarak 60 cm secara berurutan. Hal ini dilakukan agar ketika dipasang tidak terjadi salah ukuran yang disebabkan oleh perbedaan ketebalan dinding. 

Lakukan hal yang sama pada dinding lain yang terletak bersebrangan. Hal ini dilakukan untuk memasang rangka hollow pada bagian tengah rangka plafon (bentangan hollow tengah).

 

4. Memasang bentangan hollow tengah

Setelah melakukan pengukuran ulang, langkah selanjutnya adalah pemasangan rangka hollow plafon. Sebelum memasang, pastikan kembali panjang tiap rangka yang sudah dibuat dan cek apakah sudah sesuai dengan panjanghollow. Potong jika hollow memiliki panjang yang berlebih. 

Tumpangkan hollow tersebut pada sisi atas wall angle, kemudian sekrup menggunakan bor sampai kencang. Lakukan pengukuran yang sama, dan jika semua ukuran dan Panjang hollow sudah tepat, pasang hollow pada wall angle dan sekrup dengan bor hingga kencang.

 

5.Memasang bentangan hollow atas

Langkah memasang plafon gypsum dengan rangka hollow berikutnya adalah memasang bentangan hollow atas. Bentangan ini fungsinya adalah untuk menguatkan dan mengunci hollow bagian bawah agar tidak goyang. 

Selain itu, bentangan hollow atas juga berfungsi sebagai tempat penyekrupan gantungan yang dihubungkan pada rangka atap untuk dapat menahan beban papan gypsum. Hal yang hang harus dilakukan adalah melakukan pengukuran pada arah yang berseberangan dengan arah hollow bawah. Hal ini dilakukan karena jika pengukuran pada hollow atas dilakukan pada sisi dinding yang panjang, maka hollow bawah dilakukan pada sisi dinding yang lebar. Sehingga hollow atas dan bawah akan terlihat saling bersilangan satu dengan yang lain.

Buatlah ukuran pada dinding yang lebar dengan interval jarak 80 cm. Sesuaikan ukuran hollow dengan ukuran yang telah dibuat. Potong jika panjangnya berlebih. Jika semua sudah pas, letakkan hollow tepat di atas hollow bawah, kemudian sekrup pada sisi kiri, kanan, dan bawah sehingga menembus hollow bawah. 

 

6. Sebelum memasang plafon gypsum, buatlah gantungan rangka plafon 

memasang plafon gypsum dengan hollow

Setelah semua hollow bagian atas terpasang, langkah selanjutnya adalah membuat gantungan rangkahollow bagian atas dan bagian bawah kerangka atap rumah. Idealnya, jarak antar gantungan adalah 80 cm. Semakin rapat jarak antar gantungan, semakin kokoh pula rangka plafonnya. Sebagai penggantung, kamu bisa menggunakan kawat atau potongan hollow yang sudah ada. 

Selanjutnya, ukur jarak hollow bagian atas dengan rangka atap, kemudian sekrup bagian atas kerangka atap jika ukurannya sudah tepat. Sekrup juga komponen bawah pada bagian  hollow atas dan hollowbawah. Jika semua sudah terpasang, pastikan kembali sekrup-sekrup tadi sudah terpasang dengan kencang dan tidak goyang.

 

7. Memasang plafon gypsum 

Setelah selesai membuat rangka plafon dengan hollow, langkah berikutnya ialah memasang plafon gypsum. Jika kamu menginginkan papan gypsum dengan kualitas terjamin tapi harganya ekonomis, kamu bisa gunakan papan gypsum INDOBOARD. akai papan gypsum INDOBARD. Papan gypsum yang telah dibuat sesuai ukuran bisa segera dipasang menggunakan sekrup gypsum. Gunakan sekrup gypsum GNET yang dikenal tajam, sehingga mempermudah pekerjaan kamu. Jarak ideal antar sekrup adalah 10 cm. 

 

8. Setelah selesai memasang plafon gypsum, lakukan proses finishing

memasang plafon gypsum

Sumber: bangizaltoy.com

Finishing dari memasang plafon gypsum yang dimaksud adalah pendempukan dan pengecatan. Pendempulan ini dilakukan untuk memperhalus tampilan dan menghilangkan bekas sambungan pada plafon gypsum. Lakukan pendempulan hingga 2-3 kali untuk hasil yang optimal. Kamu bisa menggunakan Cornice compound 5 in 1 untuk proses pendempulan ini agar hasil yang didapatkan bisa maksimal dan proses pengerjaan menjadi lebih cepat. Setelah proses pendempulan selesai, kamu bisa mengecatnya sesuai selera agar plafon semakin indah.

Gimana, udah jelas belum tips dari Genta di atas? Jika kamu tidak bisa melakukannya sendiri, lebih baik gunakan aplikator plafon GNETION saja yang sudah jelas ahli di bidangnya. Namun, jika kamu tetap ingin memasangnya sendiri, tips di atas bisa membantu. Jangan lupa gunakan bahan bangunan berkualitas dari GNET yaaa supaya plafon kamu tetap awet dan tahan lama.