KEMBALI KE ARTIKEL
05 December 2023

Dalam menjaga estetika ruangan, Kamu penting untuk mengetahui cara merawat furniture kayu agar tidak rusak karena berbagai penyebab. Selain rusak, warna pada furniture kayu juga rentan memudar.

Furniture kayu dapat rusak disebabkan oleh banyak hal. GNET Indonesia akan mengulasnya secara lengkap tentang penyebab kerusakan dan cara merawat furniture kayu di rumah. Simak selengkapnya di sini.

Penyebab Kerusakan Furniture Kayu

Ada beberapa penyebab furniture kayu di rumah dapat mengalami kerusakan. Berikut rangkumannya.

  1. Suhu Lembab

Penyebab pertama yang kerap merusak furniture kayu adalah kondisi suhu lembab di ruangan. Pasalnya, suhu lembab dapat menyebabkan deformasi pada kayu. Furniture jadi lebih mudah retak dan berubah bentuk. Untuk itu penting untuk menjaga suhu ruangan di dalam rumah tetap stabil. 

  1. Serangga dan Hama

Serangga dan hama, seperti rayap juga perlu Kamu waspadai. Keberadaan rayap seringkali merusak struktur kayu. Jika dibiarkan dan tak segera diatasi, rayap akan terus-menerus mengunyah kayu dan pada akhirnya furniture pun akan mengalami kerusakan. 

Kemampuan berkembang biak rayap yang tergolong cepat juga membuat kerusakan furniture kayu semakin tak terkendali. Untuk itu, Kamu perlu memperhatikan keadaan furniture kayu secara berkala guna memastikan tidak ada rayap yang bersarang.

  1. Paparan Sinar Matahari Langsung

Penyebab ketiga seringkali disepelekan oleh banyak orang. Tak jarang ditemukan furniture kayu diletakkan di lokasi yang terkena sinar matahari langsung. Perlu diketahui suhu matahari yang masuk lewat jendela mampu mencapai 35° lebih. 

Suhu tinggi tersebut mampu merusak kondisi struktural pada kayu. Ketika furniture terpapar suhu ini, lama-kelamaan kayu akan mengelupas dan cat mengalami kelunturan secara perlahan.

  1. Kontaminasi Kimia dan Noda

Furniture kayu juga rentan mengalami kerusakan akibat dari kontaminasi kimia dan noda. Kedua zat tersebut bisa datang dari tumpahan minuman, ceceran makanan dan cairan pembersih modern dengan tingkat keasaman tinggi.

Oleh sebab itu, penting untuk menjaga furniture kayu tetap bersih dari segala macam zat kimia dan noda. Dengan demikian furniture dapat lebih awet dan tahan lama.

Cara Merawat Furniture Kayu

Setelah mengetahui penyebab kerusakannya, kini saatnya mempelajari cara merawat furniture kayu.

  1. Perhatikan Penempatan Furniture Kayu

Cara pertama yang penting untuk Kamu terapkan adalah penempatan dari furniture kayu. Hindari menempatkan furniture kayu di area yang terkena paparan matahari secara langsung, seperti yang sudah dibahas sebelumnya.

Selain itu, perhatikan pula apakah area di sekitar furniture kayu. Apakah ada alat-alat pemanas, seperti kompor, oven dan perapian. Pasalnya, suhu panas yang dihasilkan oleh alat-alat tersebut dapat menyebabkan deformasi berupa penyusutan lapisan kayu.

  1. Jaga Suhu Ruangan

Suhu ruangan yang direkomendasikan untuk menjaga furniture kayu tetap awet adalah 20-25 derajat Celsius (C). Pastikan suhu ruangan tidak mengalami fluktuasi secara mendadak. Misalnya, ketika musim panas suhu ruangan menjadi naik. Serta saat musim hujan suhu ruangan menjadi sangat lembab.

Jangan lupa untuk meletakkan alas atau taplak meja pada furniture kayu jika digunakan untuk makan dan minuman. Bila tidak, makanan dan minuman yang panas ataupun dingin juga berpotensi merusak lapisan permukaan furniture kayu.

  1. Rutin Membersihkan Secara Berkala

Penggunaan furniture kayu perlu perhatian lebih lanjut terutama dalam proses pembersihan. Kotoran dan noda penting untuk segera dibersihkan untuk menjaga furniture kayu. Kamu dapat membersihkannya sekitar dua minggu sampai 1 bulan sekali. Bergantung dengan seberapa berat tingkat aktivitasnya.

Ketika ada tumpahan minuman, seperti kopi. Kamu juga perlu segera membersihkannya. Hal ini untuk mencegah cairan kopi merusak lapisan permukaan kayu karena memiliki tingkat keasaman yang tinggi.

  1. Gunakan Alas Furniture Kayu

Pastikan untuk menataki setiap furniture kayu Kamu dengan menggunakan alas. Bisa berupa kain, karet atau material lainnya. Alas tersebut mempunyai banyak fungsi. Fungsi pertama adalah untuk menjaga furniture kayu dari kelembaban permukaan lantai.

Pengaplikasian alas juga akan melindungi furniture kayu dari goresan akibat permukaan lantai yang kasar. Alhasil, bagian bawah furniture kayu jadi lebih awet dan tidak mudah mengalami keropos dan deformasi akibat gesekan dengan lantai.

  1. Aplikasikan Cat Anti Jamur 

Jamur kerap kali tumbuh di permukaan kayu dengan lingkungan lembab. Kamu perlu segera mencari cara untuk mengatasi masalah ini. Jika tidak, jamur akan terus tumbuh semakin banyak sehingga kerusakan furniture kayu pun jadi tak terhindarkan.

Kamu bisa mengatasi hal ini dengan cara mengaplikasikan cat anti jamur. Selain menambah estetika furniture kayu, cat ini juga mempunyai kandungan fungisida dan bahan anti jamur lainnya. Oleskan cat anti jamur secara menyeluruh supaya furniture kayu dapat terlindungi penuh dari serangan jamur.

  1. Lakukan Coating

Coating merupakan proses untuk melapisi permukaan kayu yang bertujuan guna memberikan perlindungan, menunjang daya tahan dan meningkatkan estetika. Bahan baku coating yang berkualitas juga dapat menjaga furniture tetap lembab pada saat musim panas. Alhasil, Kamu tidak perlu khawatir furniture kayu mengalami keretakan.

Untuk melakukan coating caranya cukup mudah. Oleskan cat coating secara tipis di atas furniture kayu selama 30-60 menit. Gosok secara lembut dan diamkan selama 1 jam. Jika sudah, Kamu dapat mengulangi proses coating agar permukaan furniture tampak lebih mengkilau.

Penutup

Demikian ulasan tentang bagaimana cara merawat furniture kayu di rumah. Semoga artikel di atas dapat menjadi referensi yang bermanfaat dan membantumu dalam menjaga seluruh furniture kayu di rumah tetap awet digunakan untuk jangka waktu lama. Temukan artikel tentang tips & trik hunian lainnya di website GNET Indonesia.