Search

Popular Articles

7 Cara Merawat Hardwood Floor agar Tetap Bersih dan Awet

Apakah hardwood floor di rumah Kamu sudah terlihat kusam? Hardwood floor atau lantai kayu keras memang menjadi salah satu fitur yang memberikan kesan estetis yang timeless untuk hunian. Namun, hal ini tentunya hanya dapat diwujudkan dengan perawatan yang tepat dan optimal. Dibandingkan dengan jenis lantai lainnya, hardwood floor unggul dalam hal daya tahan, kekuatan, tampilan yang elegan, dan mampu memberikan nuansa hangat. Untuk memastikan hardwood floor Kamu tetap awet, GNET Indonesia akan mengupas tuntas seputar penyebab hardwood floor kusam dan cara merawatnya. Simak terus artikel ini hingga tuntas!Penyebab Hardwood Floor Cepat KusamSebelum memahami lebih jauh mengenai cara merawat hardwood floor, sebaiknya Kamu harus mengetahui penyebab hardwood floor menjadi cepat kusam. Mengetahui penyebab hardwood floor yang kusam tentunya dapat menjaga hardwood floor agar lebih awat hingga bertahun-tahun.Berikut ini adalah sejumlah penyebab hardwood floor cepat kusam.1. Pemakaian yang KasarPenyebab pertama yang membuat hardwood floor Kamu cepat kusam adalah pemakaian yang kasar. Hal ini termasuk menggunakan sepatu dengan hak tinggi yang dapat meninggalkan bekas dan merusak permukaan hardwood floor. Bukan hanya itu, geseran furnitur tanpa bantalan juga dapat meninggalkan goresan permanen. 2. Perawatan Harian yang Kurang TeraturPerawatan harian yang tidak teratur dapat menyebabkan penumpukan debu dan kotoran di permukaan hardwood. Pasalnya, debu dan kotoran ini dapat menggores dan menghilangkan kilau alami lantai kayu. Selain itu, debu dan kotoran ini juga dapat menyumbat pori-pori kayu sehingga meningkatkan risiko kerusakan akibat air dan noda.3. Penggunaan Pembersih yang Kurang TepatSelain penggunaan yang kasar dan perawatan harian yang kurang teratur, penggunaan pembersih yang kurang tepat juga dapat menyebabkan lantai terlihat kusam. Beberapa produk pembersih mengandung bahan kimia yang abrasif atau mengandung wax dapat meninggalkan residu dan membuat permukaan lantai terlihat buram.4. Kurangnya Pelindung LapisanPelapis lapisan seperti poliuretan atau paste wax yang tidak merata dapat membuat hardwood floor lebih rentan terhadap goresan dan kerusakan. Pelindung lapisan yang tidak sesuai dapat mempercepat proses penurunan estetika lantai kayu. Baca Juga: Kenali Apa itu Coating Lantai, Manfaat dan Cara Melakukannya 5. Tidak Melakukan RefinishingJika lantai kayu keras Kamu terlihat kusam meskipun telah diberikan perawatan yang baik, mungkin sudah waktunya untuk melakukan proses refinishing. Refinishing merujuk pada penghapusan lapisan permukaan lama dan pengaplikasian ulang pelapis baru untuk mengembalikan kilau alami dan melindungi lantai dari kerusakan lebih lanjut.Cara Merawat Hardwood Floor Agar Awet dan BersihSetelah mengetahui penyebab hardwood floor yang cepat kusam, kini saatnya bagi Kamu untuk mulai merawat hardwood floor dengan optimal. Berikut ini adalah sejumlah cara merawat hardwood floor agar tetap bersih dan awet.1. Menyapu dan Membersihkan Lantai Setiap HariMenyapu dan membersihkan lantai setiap hari merupakan langkah utama dalam merawat hardwood floor. Saat membersihkannya, Kamu dapat menggunakan sapu atau kain microfiber untuk membersihkan debu dan kotoran secara teratur. Jika dibiarkan terlalu lama, debu dan pasir yang tertinggal dapat menggores permukaan lantai.2. Membersihkan Noda dan Tumpahan dengan SegeraSaat noda atau cairan tumpah ke permukaan lantai, sebaiknya segera membersihkannya menggunakan kain lembut yang sedikit dibasahi. Perlu dicatat untuk menghindari penggunaan air berlebihan yang dapat meresap ke dalam kayu dan menyebabkan kerusakan.Baca Juga: Lantai Kayu Adalah, Jenis, Cara Perawatan dan Kelebihannya3. Melakukan Vakum Secara RutinMelakukan vakum secara rutin merupakan langkah penting dalam merawat hardwood floor. Vakum membantu mengangkat debu dan kotoran halus dari permukaan lantai, serta celah-celah di antara papan kayu secara lebih efektif. Kamu dapat melakukan proses vakum secara rutin, terutama di area yang paling banyak digunakan untuk beraktivitas.4. Mengepel Sesuai KebutuhanKetika mengepel hardwood floor, sebaiknya Kamu menggunakan kain pel yang tidak terlalu berair. Kain pel yang terlalu berair menyebabkan air meresap ke dalam kayu yang berpotensi merusak struktur kayu. Hal ini tentunya dapat merusak struktur lantai kayu secara permanen. Setelah mengepel, pastikan lantai mengering dengan sempurna dan memastikan tidak ada residu yang tertinggal.5. Menggunakan Bantalan Pelindung FurniturCara selanjutnya dalam merawat hardwood floor adalah dengan menggunakan bantalan pelindung furnitur. Bantalan furnitur ini biasanya dipasang di bawah kaki furnitur yang terbuat dari karet atau gabus yang empuk. Ketika furnitur digeser, bantalan pelindung ini akan mencegah goresan yang mungkin terjadi akibat gesekan antara furniur dan hardwood floor.6. Menjaga Suhu RuanganMeskipun kuat dan tahan lama, hardwood floor memiliki sifat alami untuk menyerap dan melepaskan kelembaban dari lingkungannya. Ketika suhu dan kelembaban di dalam ruangan berubah secara drastis, lantai kayu bisa mengalami ekspansi (mengembang) atau kontraksi (menyusut). Untuk menjaga suhu ruangan, Kamu dapat memasang termostat guna mengontrol suhu ruangan secara otomatis, menggunakan humidifier untuk menambahkan kelembapan ke udara ketika udara kering, atau membuat ventilasi yang optimal.7. Melakukan RefinishingLangkah terakhir yang tak kalah penting dalam merawat hardwood floor adalah memoles ulang hardwood floor. Selain mengembalikan kilau alami kayu, sealant yang baru diaplikasikan selama refinishing akan memberikan lapisan perlindungan tambahan.Lapisan tersebut mampu membantu mencegah kerusakan lebih lanjut. Idealnya, refinishing dilakukan setiap 3 hingga 5 tahun, atau dapat juga bergantung pada tingkat penggunaan dan kondisi lantai Kamu.PenutupSekarang, Kamu sudah memahami tentang dampak serta cara merawat hardwood floor agar awet dan tahan lama. Mulai dari membersihkan hardwood floor secara rutin, menggunakan bantalan pelindung furnitur, hingga melakukan refinishing, langkah tersebut mampu memastikan kualitas hardwood floor dalam jangka waktu yang panjang. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Kamu yang ingin memastikan hunian yang nyaman. Kunjungi GNET Indonesia sekarang dan temukan berbagai informasi menarik lainnya, dari material atap, lantai, partisi, hingga pelengkap untuk hunian impian Kamu!

Read More

Published: 20 June 2024

Apa itu Hardwood Floor? Ini Keunggulan dan Jenisnya

Apa itu hardwood floor? Bayangkan Kamu masuk ke dalam rumah impian dan disambut dengan lantai kayu keras yang mengkilap dan elegan. Inilah pesona dan daya tarik dari hardwood floor yang menjadi favorit banyak orang.Saat ini, hardwood floor kian populer sebagai pilihan lantai untuk interior rumah dan bangunan komersial. Keindahan alami, daya tahan, dan nilai estetika yang tinggi membuatnya menjadi favorit banyak orang. Agar Kamu mendapatkan hardwood floor yang tepat, GNET Indonesia akan mengulas lebih dalam tentang pengertian hardwood dan perbedaannya dengan softwood flooring, serta keunggulan dan jenis-jenis hardwood flooring yang populer.Apa Itu Hardwood Floor?Hardwood flooring merupakan lantai kayu yang telah populer selama berabad-abad. Hardwood floor merujuk pada jenis lantai yang terbuat dari jenis kayu keras alami. Berbeda dengan lantai laminasi atau vinyl yang menggunakan lapisan tipis kayu, hardwood floor menggunakan kayu solid utuh.Proses pembuatan lantai kayu keras mencakup proses pemotongan, pengeringan, hingga pemolesan kayu untuk menghasilkan papan lantai yang kuat dan estetis. Hardwood floor terkenal karena kekuatan dan kemampuannya untuk menambah nilai estetika pada ruangan Kamu.Perbedaan Hardwood Floor dan Softwood FloorTahukah Kamu bahwa selain hardwood floor, terdapat juga softwood floor? Bukan berarti kayu yang memiliki karakteristik yang lunak, softwood floor merujuk pada statusnya sebagai pohon jenis konifer, seperti pohon cemara. Lantai softwood floor berwarna lebih terang dibandingkan hardwood floor dan seratnya lebih longgar. Lantai ini lebih rentan terhadap kuku dan cakaran hewan sehingga kurang ideal untuk keluarga yang banyak beraktivitas di rumah. Jika ingin mengaplikasikannya, softwood floor lebih cocok untuk aplikasi di ruangan dengan aktivitas yang sedikit, seperti kamar tidur.Keunggulan Hardwood Floor untuk InteriorSetelah mengetahui apa itu hardwood floor dan perbedaannya dengan softwood floor, mari simak lebih jauh mengenai alasan Kamu harus menggunakan hardwood floor untuk hunian impian.1. Daya Tahan yang Kuat dan Tahan LamaSalah satu keunggulan utama dari hardwood floor adalah daya tahannya yang luar biasa. Lantai kayu keras yang berkualitas tinggi mampu bertahan puluhan tahun dengan perawatan yang tepat. Hal ini membuat hardwood floor menjadi investasi jangka panjang yang cerdas, termasuk rumah tangga hingga komersial.2. Proses Perawatan yang MudahApabila Kamu memiliki jadwal yang sibuk, hardwood floor menjadi pilihan cerdas. Hardwood floor mudah dirawat dengan cara membersihkannya menggunakan sapu ataupun alat penyedot debu. Untuk memastikan kebersihan yang optimal, Kamu dapat melakukan perawatan rutin mingguan untuk memperpanjang umur lantai.3. Tampilan Klasik dan EleganSalah satu daya tarik utama dari hardwood floor adalah kemampuannya untuk memberikan tampilan klasik dan elegan di setiap sudut ruangan. Setiap jenis kayu memiliki serat dan pola yang unik untuk menciptakan karakter yang tidak dapat ditiru oleh lantai lain, contohnya karpet atau ubin. Baca Juga: 6 Kelebihan SPC Flooring, untuk Lantai Hunian Tampak Elegan4. Membantu Suhu Ruangan Tetap TerjagaSalah satu keunggulan menarik dari hardwood floor adalah kemampuannya untuk membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil. Hardwood floor memiliki faktor isolasi yang terdapat dalam serat kayunya dengan cara menangkap udara hangat. Oleh karena itu, pilihan ini cocok untuk menambah kenyamanan keluarga di rumah.5. Meningkatkan Nilai PropertiPernahkah Kamu membayangkan jika pilihan lantai dapat meningkatkan nilai properti itu sendiri? Rumah dengan hardwood floor memiliki daya tarik lebih besar di pasar properti. Karakteristiknya yang awet, stabilitas yang baik, dan menonjolkan kesan elegan, menjadi investasi jangka panjang potensial.5 Jenis Hardwood Floor yang Banyak DigunakanHardwood floor kian populer untuk menambah keindahan dan kehangatan pada interior rumah. Berikut adalah sejumlah jenis lantai kayu keras yang paling terkenal dan sering dipilih untuk aplikasi interior.1. Lantai MahoganyLantai mahogany terkenal akan warna yang kaya dan serat kayunya yang elegan. Warna kayu ini kemerah-merahan dengan sentuhan oranye sehingga menciptakan tampilan yang hangat dan mewah dalam ruangan. Mahogany adalah salah satu bahan lantai yang paling tahan lama dan bahkan tahan terhadap kelembapan. Lantai kayu jenis ini ideal untuk ruang-ruang formal dan tradisional. Meski harganya lebih tinggi dari jenis hardwood lainnya, keunikan warna dan kekuatan materialnya membuat mahogany tetap menjadi favorit banyak orang.2. Lantai BambooLantai bamboo memiliki karakteristik tahan terhadap kelembapan serta serangga. Warnanya yang alami menjadi daya tarik utama dari jenis hardwood ini, meskipun mempertahankan warnanya menjadi tantangan tersendiri.  Lantai bamboo sangat ramah lingkungan karena bambu memiliki waktu regenerasi yang sangat cepat. Dengan demikian, hardwood ini menjadi pilihan cerdas bagi Kamu yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan.Baca Juga: 10 Tips Memilih Lantai Rumah, Bikin Hunian Kamu Makin Nyaman 3. Lantai Kayu OakJenis hardwood floor selanjutnya adalah kayu oak. Lantai kayu oak menjadi kayu keras yang paling umum digunakan. Lantai jenis ini juga memiliki warna beragam, seperti putih mutiara, coklat merah muda, dan warna kayu oak klasik.Menariknya, pola serat kayu oak dapat menyembunyikan goresan yang tertinggal dengan baik sehingga ideal untuk keluarga yang banyak beraktivitas di rumah. Lantai dari kayu oak menjadi pilihan yang populer untuk rumah dengan berbagai gaya desain.4. Lantai MappleJika Kamu menginginkan tingkat kekuatan yang sedikit lebih tinggi daripada oak, lantai dengan kayu mapple solusinya. Selain menawarkan daya tahan yang baik terhadap goresan, lantai kayu mapple juga memiliki pola serat yang rapat. Lantai mapple biasanya berwarna cerah alami. Bukan hanya itu saja, lantai jenis ini juga memiliki sedikit risiko menguning akibat paparan sinar matahari dibandingkan dengan lantai oak. Warna alami dan perawatannya yang sederhana menjadikan lantai mapple sebagai pilihan yang menarik untuk berbagai jenis interior.5. Lantai WalnutLantai walnut memiliki warna cokelat tua yang dapat membuat kesan hangat pada ruangan. Meskipun teksturnya tidak sekeras lantai oak, walnut menjadi pilihan favorit untuk rumah bergaya mid-century. Untuk harga lantai walnut cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan hardwood floor lainnya karena ketersediaannya yang terbatas. Namun, lantai jenis ini memiliki daya tarik visual yang unik dan kemampuannya untuk menambah nilai estetika yang signifikan pada ruangan.PenutupDengan demikian, hardwood floor menjadi pilihan lantai yang unggul karena daya tahan yang tinggi, estetika, proses perawatan yang mudah, dan dapat meningkatkan nilai properti di masa depan. Mulai dari lantai lantai oak, mahogany, bamboo, mapple, hingga walnut, sejumlah jenis hardwood floor ini menawarkan solusi tampilan interior yang fungsional sekaligus estetis.Pantau terus situs web GNET Indonesia untuk mendapatkan informasi menarik seputar hunian yang estetis, kuat, dan tahan lama!

Read More

Published: 20 June 2024

7 Cara Memasang ACP Pada Interior dan Eksterior Bangunan

Apakah Kamu sudah mengetahui cara memasang ACP? ACP sendiri merupakan kepanjangan dari Aluminium Composite Panel. Keunggulan ACP yang ringan, kuat, dan tahan lama membuatnya sangat cocok untuk berbagai aplikasi, baik pelapisan fasad bangunan maupun partisi interior.Meski menawarkan banyak keunggulan, proses memasang ACP dapat menjadi tantangan tersendiri. Namun, tak perlu khawatir karena GNET Indonesia akan mengajak kamu memahami lebih dalam tentang cara memasang ACP, serta tip memilih ACP yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Yuk, simak artikel ini hingga tuntas!Cara Memasang ACP untuk Interior dan Eksterior BangunanAgar Kamu dapat langsung mengaplikasikan ACP dengan mudah, mari simak sejumlah cara memasang ACP untuk interior dan eksterior bangunan berikut.1. Mempersiapkan Alat dan yang Akan DigunakanSebelum memulai proses pemasangan, Kamu harus memastikan untuk mengumpulkan semua alat dan bahan yang diperlukan dengan lengkap. Langkah paling pertama dan utama yang harus dilakukan adalah memilih lembaran ACP yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi.Adapun beberapa alat yang harus Kamu persiapkan, termasuk pita pengukur, gergaji listrik atau mesin router, bor twist, sekrup, perekat adhesive, mesin pukulan logam lembaran, hingga mesin press. Bukan hanya itu, alat perlengkapan keselamatan, seperti sarung tangan dan kacamata proyek juga tidak boleh sampai ketinggalan.Baca juga: Apa itu ACP (Aluminium Composite Panel), Jenis dan Fungsinya 2. Mempersiapkan Permukaan PanelLangkah selanjutnya dalam pemasangan ACP adalah mempersiapkan permukaan tempat ACP akan dipasang. Kamu dapat memulai dengan membersihkan permukaan secara teliti agar terhindar dari debu, kotoran, dan partikel-partikel lainnya yang mungkin menempel pada permukaan. Apabila Kamu menemukan kerusakan, segera lakukan perbaikan dengan bahan yang sesuai untuk memastikan permukaan menjadi rata dan kuat. Permukaan yang bersih, kering, dan rata akan memastikan pemasangan ACP berjalan lancar dan menghasilkan hasil akhir yang optimal.3. Melakukan Pengukuran PanelSetelah memastikan permukaan panel telah siap, selanjutnya adalah melakukan pengukuran panel untuk memastikan bahwa panel ACP dipasang dengan presisi dan keseimbangan yang tepat.Pertama, pastikan Kamu melakukan pengukuran vertikal dan horizontal secara akurat menggunakan pita pengukur. Setelah itu, tandai panel ACP sesuai dengan pengukuran yang telah dilakukan sebelumnya. Sejumlah tanda ini dapat menjadi panduan saat memasang panel ke dinding atau struktur bangunan.4. Merencanakan Tata Letak Pemasangan ACPLangkah selanjutnya adalah dengan merencanakan tata letak pemasangan ACP. Langkah ini bertujuan untuk memastikan hasil akhir yang optimal dan estetis, serta menghindari kesalahan yang mungkin terjadi selama proses pemasangan.Untuk menghasilkan tata letak yang estetis, Kamu perlu mempertimbangkan desain keseluruhan bangunan dan pastikan pola atau susunan ACP sesuai dengan gaya arsitektur dan preferensi desain Kamu. Selain itu, Kamu juga harus memastikan tata letak ACP yang sesuai dengan fungsional bangunan, seperti pertimbangan pencahayaan, aliran udara, hingga aksesibilitas.5. Melakukan Fabrikasi PanelProses fabrikasi panel merupakan tahap pemotongan dan pengaluran panel untuk memastikan kecocokan sesuai dengan desain dan ukuran yang diinginkan. Anda dapat melakukan pemotongan panel dengan menggunakan gergaji listrik dengan hati-hati. Selain pemotongan, proses pengaluran panel juga penting dilakukan untuk membentuk panel sesuai dengan kebutuhan desain. Pengaluran ini dapat dilakukan dengan menggunakan mesin router guna menghasilkan ACP dengan berbagai macam profil. 6. Mulai Pemasangan ACPLangkah selanjutnya setelah semua persiapan telah dilakukan adalah memulai proses pemasangan ACP sesuai dengan tata letak yang telah direncanakan sebelumnya.  Sebagai contoh, Kamu dapat menggunakan teknik riveting dengan menggunakan paku keling Saat melakukan proses pemasangan.Selama proses pemasangan, pastikan untuk menggunakan bahan dan peralatan secara cermat untuk menghindari kerusakan pada panel atau bangunan. Apabila diperlukan, Kamu dapat menggunakan jasa profesional dalam pemasangan ACP untuk hasil yang optimal.Baca juga:Kenali Besi Hollow Adalah, Fungsi, Jenis dan Kelebihannya untuk Bangunan 7. Mengaplikasikan SealantSetelah selesai memasang ACP, disarankan untuk menutup sisa rongga antara panel ACP menggunakan sealant. Hal ini bertujuan untuk mencegah kebocoran atau rembesan air yang dapat merusak struktur bangunan.Penggunaan sealant juga membantu memperpanjang umur ACP dan menjaga keindahan untuk jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, pastikan untuk memilih sealant yang sesuai dengan jenis ACP yang digunakan dan ikuti petunjuk pabrikan yang tepat untuk hasil optimal.Tips Memilih Aluminium Composite Panel yang TepatAluminium Composite Panel merupakan investasi cerdas dalam proyek konstruksi Kamu. Oleh karena itu, penting untuk memilih ACP dengan bijak sesuai dengan kebutuhan dan preferensi. Berikut adalah sejumlah tip dalam memilih ACP yang tepat.1. Sesuai dengan Kebutuhan ProyekMenyesuaikan Aluminium Composite Panel dengan kebutuhan spesifik proyek merupakan langkah penting untuk memastikan keberhasilan dan kepuasan jangka panjang. Sebagai contoh, APC jenis PVDF (Poly Vinyl Difluoride) lebih cocok untuk aplikasi fasad bangunan karena karakteristiknya yang tebal. Sementara APC jenis PE (Polyester) yang lebih tipis cocok untuk aplikasi interior. Bukan hanya itu, anggaran proyek juga penting untuk diperhatikan. Meskipun ACP jenis PVDF memiliki harga yang lebih kompetitif, tetapi hal ini dapat menjadi investasi jangka panjang dengan karakteristiknya yang kokoh. Sementara itu, ACP PE dapat menjadi pilihan tepat jika Kamu memiliki anggaran yang rendah. 2. Daya TahanDaya tahan adalah salah satu faktor paling penting yang harus dipertimbangkan saat memilih ACP. Daya tahan yang tinggi memastikan bahwa ACP dapat bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan dan penggunaan jangka panjang dengan kualitas yang terjaga. Sebagai contoh, untuk aplikasi eksterior, pastikan Kamu menggunakan APC berkualitas tinggi yang mampu bertahan dalam kondisi cuaca ekstrem, seperti panas yang intens, hujan deras, angin kencang, dan fluktuasi suhu yang drastis. 3. Ukuran dan Ketebalan ACPSelain bahan, ukuran dan ketebalan ACP juga harus diperhatikan. Pilih ukuran dan ketebalan ACP yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Sebagai contoh, ketebalan alumunium PE yang baik berada di angka 0,21 mm. Sementara ACP PVDF sebaiknya memiliki ketebalan 0,30 mm. Ukuran dan ketebalan yang tepat akan memastikan ACP dapat menahan beban dan tekanan dengan baik. Selain itu, langkah ini juga akan memberikan tampilan yang estetis dan proporsional pada bangunan.4. Pelapisan ACPTip memilih ACP yang tepat juga termasuk pelapisan atau finishing ACP. Hal ini dapat memengaruhi penampilan visual, daya tahan terhadap cuaca, dan kemampuan tahan terhadap goresan dan noda. Pada umumnya, ACP tersedia dalam berbagai pilihan warna dan hasil akhir, seperti glossy, metalik, matte, hingga serat kayu. Kamu dapat memilihnya sesuai dengan preferensi, tetapi tetap mengutamakan daya tahan yang kuat.5. Teknik InstalasiTip terakhir yang tidak kalah penting adalah mempertimbangkan teknik instalasi. Pastikan material ACP mudah diinstalasi dan sesuai dengan teknik instalasi yang tersedia. Sebagai contoh, Kamu dapat menggunakan rangka cremona menggunakan penyangga pada dinding dengan besi siku. Alternatif lainnya, Kamu juga dapat menggunakan teknik riveting, yakni dengan memasang ACP pada stiffener. Langkah ini dapat dilakukan dengan menggunakan paku keling.Penutup Bagaimana, apakah sekarang Kamu sudah memahami lebih dalam mengenai cara memasang ACP yang tepat untuk interior dan eksterior bangunan? Dari mempersiapkan permukaan panel yang tepat, merencanakan tata letak pemasangan ACP, hingga pengaplikasian sealant sebagai tahap akhir, sejumlah langkah ini dapat memastikan hasil optimal untuk pemasangan ACP pada bangunan. Sebagai solusi ACP berkualitas dengan daya tahan tinggi, pertimbangkan untuk menggunakan GNET Aluminium Composite Panel (ACP) untuk berbagai konsep bangunan. Selain kuat, tahan lama, serta mudah dibentuk dan diaplikasikan, GNET Aluminium Composite Panel juga tersedia dalam warna beragam yang dapat Kamu pilih sesuai preferensi.  Yuk, pantau terus situs web GNET Indonesia supaya Kamu tidak ketinggalan info menarik tentang konstruksi bangunan lainnya!

Read More

Published: 18 June 2024

Mengenal Apa itu Reng, Fungsi, Jenis dan Daftar Harganya

Reng adalah salah satu material konstruksi untuk bangunan komersial atau hunian. Buat Kamu yang ingin membangun sebuah hunian, merencanakan pemilihan reng sangatlah penting. Hal ini karena akan mempengaruhi kualitas dan daya tahan dari rangka atap hunian.Fungsi utama reng, yaitu untuk menopang rangka tempat untuk memasang atap bangunan. Di artikel kali ini GNET Indonesia akan mengulas lebih lengkap tentang apa itu reng, fungsi, jenis-jenis berdasarkan material dan daftar kisaran harganya. Simak langsung di bawah ini, ya!Apa itu Reng?Reng adalah elemen dalam konstruksi atap yang dipasang secara horizontal atau melintang pada kasau sebagai penyangga genteng. Pastikan reng terpasang dengan solid dan presisi. Karena jika tidak, kemampuan reng akan kurang kokoh dalam menyangga rangka genteng. Walau berukuran kecil, reng mempunyai kemampuan dalam menahan beban struktural pada genteng sehingga mampu mencegah pergeseran rangka atap. Semakin besar dan lebar jenis genteng yang Kamu pilih, maka kian sedikit pula penggunaan reng pada atap.Sebaliknya bila Kamu menggunakan genteng dengan ukuran kecil seperti jenis genteng keramik, maka diperlukan reng dengan jumlah yang banyak. Dalam memilih reng, Kamu bisa menyesuaikan dengan budget dan konsep hunian yang diaplikasikan.Jika Kamu mempunyai budget terbatas dapat memilih jenis reng dengan harga yang terjangkau. Salah satu jenisnya adalah reng kayu. Namun, jika punya budget lebih Kamu dapat memilih reng baja ringan dengan kualitas dan durabilitas yang kuat.Fungsi Reng untuk KonstruksiAda beberapa fungsi reng untuk memenuhi kebutuhan konstruksi. Berikut di antaranya:1. Penyangga Atap RumahFungsi pertama dari reng adalah sebagai material untuk menyangga genteng rumah. Jenis reng yang dipasang pada rumah sebaiknya disesuaikan dengan beragam faktor. Mulai dari desain atap, beban atap, keadaan iklim dan ketersediaan biaya. Kamu perlu berkonsultasi dengan ahli konstruksi supaya perencanaan pemasangan reng bisa sesuai.2. Penyangga Plafon RumahSelanjutnya, rangka reng juga dapat berfungsi untuk menyangga plafon rumah. Reng dipasang secara melintang pada langit-langit rumah dan dijadikan sebagai tempat bertumpu plafon. Disarankan untuk memasang reng dalam jumlah banyak mengingat, plafon mempunyai lebar yang besar. Dengan begitu, reng dapat menyangga plafon secara kokoh.3. Reng untuk Partisi BangunanBeberapa negara di Eropa dan Amerika masih ada yang memanfaatkan reng sebagai rangka bangunan. Reng berguna untuk menopang drywall atau cement board yang dipasang pada dinding bangunan. Nah, untuk sela-sela kosong yang terdapat pada dinding bisa Kamu isi dengan insulasi dinding supaya suhu ruangan lebih stabil.4. Reng untuk Rangka LantaiKemampuan yang solid dan kokoh pada reng juga memungkinkan material ini dipergunakan untuk menopang rangka lantai. Sebagai contoh rumah panggung yang membutuhkan rangka untuk menyangga bagian lantai. Nah, di sinilah Kamu bisa memanfaatkan reng untuk menopang beban lantai bangunan dengan bobot berat.Jenis Reng Berdasarkan MaterialnyaAdapun jenis reng berdasarkan materialnya, yakni sebagai berikut:1. KayuKayu merupakan bahan material reng yang paling umum digunakan dalam membuat rangka reng atap. Jenis-jenis kayu yang digunakan meliputi kayu pinus, kayu cemara, kayu meranti, kayu jati belanda, kayu jati dan lain sebagainya. Kayu mempunyai kekuatan yang cukup solid untuk menopang atap.Sebelum diolah menjadi rangka reng, kayu perlu melalui proses pengawetan terdahulu. Dengan demikian, kayu akan mempunyai daya tahan yang lebih kuat dari serangan hama dan suhu lembab.2. BambuBambu menjadi bahan material alternatif lainnya untuk dijadikan rangka reng atap. Bambu punya daya tahan yang cukup kuat dan ramah lingkungan. Akan tetapi, perlu perawatan khusus supaya bambu dapat tahan lama dan tidak mudah lapuk ketika digunakan sebagai rangka reng atap.3. Baja RinganSalah satu material reng yang kini cukup populer digunakan untuk memenuhi kebutuhan konstruksi adalah baja ringan. Material baja ringan mempunyai durabilitas maksimal tanpa perlu repot-repot memikirkan perawatannya. Baca Juga: Mengenal Apa itu Baja Ringan Rangka Atap Modern yang Awet dan Tahan Lama Bobotnya yang ringan membuat material ini tidak akan memberikan beban berlebih pada rangka konstruksi atap. Kelebihan lainnya, yakni reng baja ringan dapat diolah dan dibentuk sesuai kebutuhan.Daftar Harga RengBerikut daftar kisaran harga reng yang dapat membantumu menjadi referensi sebelum membuat perencanaan konstruksi.No.Jenis Reng & UkuranHargaKayu reng 2x3 3x4 panjang 4mRp7.000Reng kayu jati Belanda 2x2x100cmRp4.0003.Reng Bambu Ukuran 3 Meter 1 Ikat Isi 50 BuahRp90.0004. Reng Bambu Ukuran 2 Meter 1 Ikat Isi 50 BuaRp70.0005.RENG BAJA RINGAN 6 METER ( 0.45 mm ) FULLRp45.5006. GNET Reng Baja RinganRp53.000PenutupDemikian ulasan tentang apa itu reng, fungsi, jenis-jenis berdasarkan material dan kisaran harga reng yang bisa menjadi referensimu. Semoga artikel ini memberikan insight yang bermanfaat untuk Kamu. Pantau terus website GNET Indonesia untuk tahu lebih banyak artikel lainnya.

Read More

Published: 22 May 2024

Hari Apresiasi Seller Tokopedia: GNET Raih Posisi Pertama di Kategori Pertukangan

PT Global Indonesia Asia Sejahtera (GIAS Group) sebagai pemilik merek dagang GNET terus melakukan ekspansi untuk memperluas pangsa pasar. Tidak hanya melalui offline store berupa persebaran titik distribusi di seluruh Indonesia, GNET juga telah menghadirkan online store di platform marketplace Tokopedia dengan nama GNET Official Store.Beberapa waktu lalu, Tokopedia menggelar ajang penghargaan bertajuk Hari Apresiasi Seller Tokopedia: Bonus Hari Raya 2024. Ajang ini merupakan program dukungan eksklusif dari Tokopedia untuk para seller lokal yang terpilih untuk memanfaatkan momen bulan Ramadan dengan optimal. Serta, sarana dalam membangun pertumbuhan bisnis yang sehat di era digital, melalui platform Tokopedia.Ajang tersebut setidaknya diikuti oleh 60 seller Tokopedia dari seluruh Indonesia dengan berbagai macam kategori. Para seller pun berlomba-lomba dalam meningkatkan performa toko dengan cara memaksimalkan penjualan dan memperoleh order setinggi-tingginya.Hari Apresiasi Seller Tokopedia: Bonus Hari Raya 2024 berlangsung dari 26 Februari - 7 April 2024. Pada kurun waktu tersebut GNET Official Store berhasil mencapai 186% peningkatan revenue pada periode sebelumnya (Januari - Februari 2024). Jumlah transaksi pun meningkat sebanyak 123%. Serta, peningkatan jumlah produk terjual mencapai 219%.Berkat performa tersebut, Tokopedia pun menganugerahkan piagam penghargaan sebagai pemenang pertama Kategori Pertukangan kepada GNET Official Store. Piagam tersebut diterima langsung oleh Head of Customer Management Department GIAS Group Andreas Syahputra di Tokopedia Tower, Jakarta Selatan pada Senin (29/4).“Ajang Bonus Hari Raya 2024 sangat membantu GNET Official Store yang baru terjun berkecimpung di dunia e-commerce. Pada momen ini Tokopedia memberikan support berupa subsidi voucher cashback, fitur exposure khusus di bulan Ramadan, dan lain-lain sehingga kami dapat meningkatkan brand & product awareness GNET dalam waktu singkat,” ujar Andreas.Head of Customer Management Department GIAS Group Andreas Syahputra menambahkan bahwa Tokopedia menjadi platform yang membantu membukakan jalan bagi titik distribusi kami di seluruh Indonesia untuk bisa melayani konsumen retail secara praktis kepada konsumen, seperti homeowner, pekerja bangunan, dan lain-lain.Selain pemberian penghargaan untuk beragam kategori pemenang, Tokopedia juga membagikan insight seputar tren pembelian dan perilaku konsumen, pengenalan program campaign “Beli Lokal”, tips & trik optimasi Tokopedia Ads untuk tingkatkan exposure toko, dan masih banyak lagi.Head of Marketing Division GIAS Group Randu Arifiant mengungkapkan bahwa ajang penghargaan, seperti Hari Apresiasi Seller Tokopedia: Bonus Hari Raya 2024 ini sangat mendukung para seller untuk menggaet konsumen secara masif sehingga dapat meningkatkan revenue dengan signifikan.“Misi GIAS Group adalah menjadi perusahaan yang terdepan dalam jaringan distribusi dan jaringan penjualan. Membuka GNET Official Store di platform Tokopedia merupakan salah satu langkah strategis bagi kami untuk mewujudkan misi ini dengan membuka toko bahan bangunan berkualitas secara online,” tutur Randu.Sebagai informasi GNET Official Store kini telah hadir di 11 kota strategis seluruh Indonesia, yaitu Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang, Serang, Bandung, Sukabumi, Cirebon, Tasikmalaya, Surabaya, Bali, dan Makassar. Pada bulan Juni 2024 akan ada pembukaan di kota-kota strategis lainnya, yakni Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Tegal, Jember, Madiun, Lombok, dan Singaraja sehingga konsumen dapat lebih dekat dan cepat dalam memperoleh bahan bangunan bermutu dari GNET.Jangan lewatkan promo-promo menarik dari GNET untuk dapatkan cashback dan gratis ongkir. Yuk, checkout material bahan bangunan bermutu tinggi sekarang juga di Official Store Tokopedia GNET Indonesia. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut terkait solusi bahan bangunan yang tepat untuk proyek konstruksi hunian dan komersial bisa mengunjungi Instagram resmi @gnetindonesia atau website gnetindonesia.com. Cari bahan bangunan berkualitas, GNET Solusinya!

Read More

Published: 21 May 2024